Ponstan untuk Nyeri Gigi: Cara Pakai, Risiko & Dosis Aman

Nyeri gigi yang menusuk dan berdenyut sering membuat aktivitas terasa berat, terutama saat malam hari. Banyak orang mengandalkan Ponstan sebagai pereda nyeri karena obat ini dikenal cukup kuat untuk nyeri gigi dan nyeri haid. Berbagai ulasan medis menyebut Ponstan efektif untuk nyeri inflamasi, namun tetap memiliki risiko pada lambung dan ginjal bila digunakan tanpa aturan.

Artikel ini membahas Ponstan sebagai asam mefenamat, cara kerjanya pada nyeri gigi, cara minum yang lebih aman, kombinasi dengan langkah non-obat, dan pentingnya evaluasi penyebab nyeri gigi di klinik.

Chat Whatsapp Konsultasi Sozo Dental

Ponstan adalah Merek Asam Mefenamat (OAINS)

Ponstan adalah nama dagang untuk obat yang mengandung asam mefenamat, yaitu obat dari golongan antiinflamasi non-steroid (OAINS) yang digunakan untuk meredakan nyeri dan peradangan ringan hingga sedang. Obat ini sudah lama dipakai secara luas untuk nyeri haid, nyeri otot dan sendi, sakit kepala, serta nyeri gigi akut yang disertai peradangan pada jaringan sekitar gigi.

Sebagai bagian dari kelompok OAINS, Ponstan bekerja dengan menghambat enzim yang berperan dalam pembentukan prostaglandin, yaitu zat kimia tubuh yang memicu nyeri dan inflamasi. Karena itulah Ponstan cenderung lebih efektif pada nyeri yang memang melibatkan proses peradangan, seperti gigi berlubang yang bengkak, gusi meradang, atau nyeri setelah tindakan gigi. Ponstan biasa digunakan untuk:

  • Nyeri haid.
  • Nyeri otot dan sendi.
  • Nyeri pasca operasi kecil.
  • Nyeri gigi, terutama yang disertai peradangan dan bengkak.

Karena masuk kategori obat keras, Ponstan sebaiknya digunakan berdasarkan saran tenaga kesehatan, bukan diminum terus-menerus tanpa arahan.

Kapan Ponstan Efektif untuk Nyeri Gigi Akut?

Ponstan bekerja paling baik untuk nyeri gigi akut yang melibatkan peradangan jaringan. Contoh situasi di mana Ponstan sering terasa membantu:

  • Gigi berlubang dalam yang menimbulkan nyeri berdenyut dan sensitif saat menggigit.
  • Nyeri setelah pencabutan gigi atau perawatan saluran akar pada 1–3 hari pertama.
  • Nyeri gusi bengkak di sekitar gigi yang sedang meradang.

Pada kondisi tersebut, Ponstan dapat:

  • Menurunkan intensitas nyeri hingga lebih tertahankan.
  • Mengurangi rasa berdenyut yang mengganggu tidur.
  • Membantu mengatasi nyeri inflamasi pada rongga mulut sambil menunggu atau menjalani perawatan di klinik.

Namun Ponstan tidak memperbaiki gigi yang berlubang, tidak mengeringkan abses, dan tidak mengganti tindakan tambal, perawatan saraf, atau cabut bila sudah dibutuhkan.

Cara Kerja Ponstan pada Nyeri

Ponstan menurunkan nyeri dengan menghambat pembentukan zat kimia tertentu di tubuh yang memicu rasa sakit dan bengkak. Zat-zat ini dikenal sebagai prostaglandin, dan jumlahnya meningkat saat jaringan mengalami peradangan, misalnya pada gigi berlubang yang meradang atau gusi yang bengkak. Secara ringkas, mekanismenya dapat dijelaskan seperti ini:

  • Saat gigi dan jaringan di sekitarnya meradang, tubuh menghasilkan prostaglandin yang merangsang saraf nyeri.
  • Asam mefenamat dalam Ponstan menghambat enzim yang diperlukan tubuh untuk membuat prostaglandin.
  • Akibatnya, produksi prostaglandin berkurang, sehingga sinyal nyeri yang dikirim ke otak ikut menurun.

Efek tambahan dari penurunan prostaglandin adalah berkurangnya pembengkakan dan rasa hangat di area yang meradang. Inilah sebabnya Ponstan cukup efektif untuk nyeri gigi akut dengan komponen inflamasi, seperti nyeri berdenyut dan gusi bengkak.

Mengapa Ponstan Lebih Terasa pada Nyeri Inflamasi?

Karena menargetkan prostaglandin, Ponstan paling terasa manfaatnya ketika nyeri disertai tanda peradangan, misalnya:

  • Gigi berlubang yang membuat gusi sekitar tampak merah dan bengkak.
  • Nyeri setelah pencabutan gigi ketika jaringan baru saja mengalami trauma.
  • Nyeri gigi yang bertambah kuat saat malam atau saat berbaring karena tekanan di jaringan meningkat.

Pada jenis nyeri yang tidak terlalu melibatkan peradangan, efek Ponstan bisa terasa, tetapi tidak selalu lebih unggul dibanding pereda nyeri lain yang tidak termasuk OAINS. Karena itu, pemilihannya sering mempertimbangkan jenis nyeri, riwayat lambung, ginjal, dan obat lain yang sedang kamu konsumsi.

Aturan Minum Ponstan Bersama Makanan agar Lebih Aman

Ponstan memiliki risiko mengiritasi lambung bila diminum salah cara. Untuk menurunkan risiko ini, beberapa prinsip penting bisa diterapkan. Cara minum yang lebih aman:

  • Selalu konsumsi Ponstan setelah makan atau bersama makanan ringan.
  • Hindari minum saat perut benar-benar kosong.
  • Minum dengan air putih yang cukup, bukan dengan minuman berkafein atau bersoda.
  • Ikuti dosis dan frekuensi yang dianjurkan pada etiket atau oleh dokter.
  • Hindari meminum Ponstan lebih lama dari yang dianjurkan, terutama bila nyeri tidak membaik.

Bila lambung terasa perih, kembung berlebihan, atau muncul nyeri ulu hati setelah minum Ponstan, penggunaan sebaiknya dihentikan dan dievaluasi kembali.

Durasi Pemakaian Ponstan untuk Nyeri Gigi

Ponstan idealnya dipakai hanya sebagai penanganan sementara pada fase nyeri akut Untuk nyeri gigi:

  • Umumnya cukup digunakan 1–3 hari saat nyeri paling kuat.
  • Bila nyeri gigi tidak membaik dalam beberapa hari, bukan waktunya menambah hari pemakaian obat, tetapi waktunya memeriksakan gigi.
  • Penggunaan berulang setiap kali nyeri datang tanpa perawatan gigi hanya menutupi masalah dan meningkatkan risiko efek samping obat.

Prinsip penting: Ponstan membantu kamu melewati fase nyeri. Setelah itu, gigi yang rusak harus segera dirawat agar nyerinya tidak kembali.

Efek Samping Umum Ponstan yang Perlu Dikenali

Seperti obat OAINS lain, Ponstan bisa menimbulkan efek samping, terutama bila diminum di luar batas aman. Efek samping yang cukup sering:

  • Mual, tidak nyaman di perut.
  • Nyeri ulu hati atau rasa panas di dada.
  • Pusing atau kepala terasa berat.
  • Diare atau justru sembelit.

Tanda efek samping yang lebih serius:

  • Nyeri perut hebat, menusuk, dan tidak hilang.
  • Tinja berwarna hitam pekat atau muntah tampak seperti darah.
  • Sesak napas, bengkak pada wajah atau kelopak mata, gatal hebat.

Jika gejala-gejala tersebut muncul, Ponstan perlu dihentikan dan segera perlu penilaian medis.

Siapa yang Perlu Hati-Hati atau Menghindari Ponstan?

Tidak semua orang aman menggunakan Ponstan. Ada beberapa kondisi yang memerlukan pertimbangan khusus:

  • Riwayat maag berat, tukak lambung, atau perdarahan saluran cerna.
  • Penyakit ginjal atau fungsi ginjal menurun.
  • Penyakit hati tertentu.
  • Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol atau penyakit jantung.
  • Riwayat alergi terhadap asam mefenamat atau OAINS lain.
  • Sedang mengonsumsi obat pengencer darah atau OAINS lain.

Untuk kelompok ini, penggunaan Ponstan sebaiknya hanya dilakukan jika benar-benar dianjurkan dokter, sering kali dengan dosis hati-hati dan durasi sangat pendek, atau bahkan digantikan obat lain.

Kombinasi dengan Kompres Dingin dan Istirahat

Untuk hasil yang lebih baik, Ponstan sering dikombinasikan dengan langkah non-obat. Kombinasi ini membantu mengurangi ketergantungan pada dosis tinggi. Langkah pendukung yang bermanfaat:

  • Kompres dingin di pipi di sisi gigi yang nyeri selama 10–15 menit.
  • Tidur dengan kepala sedikit lebih tinggi agar rasa berdenyut berkurang.
  • Menghindari mengunyah di sisi gigi yang sakit.
  • Memilih makanan lunak dan suhu sedang sampai nyeri mereda.

Kombinasi Ponstan, kompres dingin, dan istirahat cukup sering membuat nyeri jauh lebih tertahankan sambil menunggu jadwal perawatan gigi.

Jangan Menggabungkan Ponstan dengan Obat Nyeri Sejenis

Ponstan sudah termasuk obat nyeri golongan OAINS. Menggabungkannya dengan OAINS lain (misalnya ibuprofen atau diklofenak) tanpa arahan dokter berisiko:

  • Menambah iritasi lambung dan usus.
  • Meningkatkan beban kerja ginjal.
  • Memperbesar peluang efek samping berat tanpa keuntungan nyeri yang sepadan.

Untuk nyeri gigi yang berat, sebagian dokter mungkin mengombinasikan Ponstan dengan parasetamol, namun ini pun sebaiknya dilakukan dengan aturan dosis jelas, bukan diatur sendiri.

Ponstan Bukan Solusi Tetap untuk Nyeri Gigi Berulang

Jika nyeri gigi sering kambuh meski sudah berkali-kali minum Ponstan, itu tanda kuat bahwa sumber masalah belum tertangani. Beberapa kemungkinan penyebab nyeri berulang:

  • Karies yang semakin dalam dan belum ditambal.
  • Infeksi pulpa yang memerlukan perawatan saluran akar.
  • Abses gigi yang perlu dibersihkan.
  • Gigi bungsu yang tumbuh miring dan terus menekan jaringan sekitar.

Dalam kasus seperti ini, menambah stok Ponstan hanya menunda masalah. Yang sebenarnya diperlukan adalah pemeriksaan dan perawatan definitif di klinik.

Perawatan Nyeri Gigi Akut di Sozo Dental Clinic

Sozo Dental Clinic menangani nyeri gigi akut dengan pendekatan dua arah: mengendalikan nyeri dan menyelesaikan penyebab. Layanan yang relevan:

  • Pemeriksaan menyeluruh gigi dan gusi, dilengkapi foto digital bila dibutuhkan.
  • Tindakan darurat, seperti membuka drainase abses atau membersihkan jaringan gigi yang terinfeksi sementara.
  • Rencana lanjutan: tambal, perawatan saluran akar, atau cabut bila struktur gigi sudah tidak dapat diselamatkan.

Dalam proses ini, Ponstan dapat menjadi bagian dari strategi pengelolaan nyeri, tetapi selalu dinilai berdasarkan riwayat kesehatan, bukan otomatis diberikan ke semua pasien.

Untuk Nyeri Gigi Berulang, Jadwalkan Evaluasi Penyebabnya di Sozo Dental Clinic

Untuk nyeri gigi berulang, jadwalkan evaluasi penyebabnya di Sozo Dental Clinic. Dengan begitu, penggunaan Ponstan atau obat nyeri lain menjadi lebih terukur dan bertujuan jelas. Di Sozo Dental Clinic, dokter akan:

  • Menganalisis pola nyeri: kapan muncul, seberapa lama, dan apa pemicunya.
  • Menghubungkan temuan klinis di rongga mulut dengan ceritamu tentang nyeri.
  • Menjelaskan apakah Ponstan masih perlu, boleh diganti, atau sudah tidak diperlukan setelah perawatan.
  • Menyusun rencana perawatan bertahap agar sumber nyeri benar-benar terselesaikan.

Informasi jadwal dan reservasi dapat diakses melalui sozodental.com, sehingga kamu tidak perlu menunggu sampai nyeri mencapai titik tidak tertahankan lagi.

Chat Whatsapp Konsultasi Sozo Dental