Gigi manusia bekerja tanpa henti sejak kecil hingga tua untuk memotong, mengoyak, dan menghaluskan makanan. Dalam satu hidup, manusia umumnya memiliki 20 gigi susu dan hingga 32 gigi permanen, meski sebagian orang berakhir dengan 28 gigi karena gigi bungsu tidak tumbuh atau perlu dicabut.
Untuk mengenal lebih dekat gigi manusia dari sisi jumlah, jenis, fungsi, dan cara menjaganya sepanjang hidup, artikel ini bisa diikuti sampai selesai.
Perkembangan Gigi dari Gigi Susu hingga Gigi Permanen
Gigi manusia tidak langsung lengkap sejak lahir. Gigi berkembang bertahap seiring pertumbuhan rahang dan tubuh. Tahapan utama perkembangan gigi:
Gigi susu (gigi sulung): biasanya berjumlah 20 buah. Gigi ini mulai tumbuh sekitar usia 6–12 bulan dan umumnya lengkap sekitar usia 2–3 tahun.
Gigi permanen (gigi dewasa): biasanya berjumlah hingga 32 buah, termasuk gigi bungsu. Gigi permanen mulai tumbuh sekitar usia 6 tahun, dan sebagian besar sudah muncul sebelum usia 13 tahun, kecuali gigi bungsu.
Selama masa pergantian, anak mengalami fase gigi campuran, di mana gigi susu dan permanen berada bersama dalam satu rahang.
Jumlah Gigi Susu dan Susunannya
Pada gigi susu, susunan gigi lebih sederhana dibanding gigi permanen. Ciri gigi susu:
Total 20 gigi: 10 di rahang atas dan 10 di rahang bawah.
Terdiri dari: gigi seri (incisivus) depan, gigi taring (caninus), dan gigi geraham susu. Gigi susu tidak memiliki premolar.
Gigi susu berfungsi penting untuk mengunyah, berbicara, dan menjaga ruang bagi gigi permanen yang akan tumbuh.
Meski nantinya akan tanggal, gigi susu tetap perlu dijaga karena infeksi atau kehilangan gigi terlalu cepat bisa memengaruhi susunan gigi permanen.
Jumlah Gigi Permanen dan Susunannya
Gigi permanen menggantikan gigi susu dan menambah gigi baru di bagian belakang. Susunan gigi permanen pada orang dewasa:
Umumnya 32 gigi: 16 di rahang atas dan 16 di rahang bawah.
Terdiri dari: 8 gigi seri (incisivus), 4 gigi taring (caninus), 8 gigi premolar, dan 12 gigi geraham (molars), termasuk 4 gigi bungsu jika tumbuh lengkap.
Pada banyak orang, gigi bungsu tidak tumbuh semua atau perlu dicabut, sehingga jumlah akhir bisa 28 gigi.
Perbedaan jenis gigi ini membuat fungsi kunyah lebih lengkap dan efisien.
Perbedaan Bentuk dan Fungsi Tiap Jenis Gigi
Setiap jenis gigi memiliki bentuk yang berbeda karena tugasnya juga berbeda.
Gigi Seri (Incisivus)
Gigi seri adalah gigi di bagian depan yang paling terlihat saat kamu tersenyum. Fungsi dan cirinya:
Berbentuk pipih dengan tepi tajam untuk memotong makanan.
Ada 4 di rahang atas dan 4 di rahang bawah pada gigi permanen.
Berperan penting dalam menggigit makanan, membentuk bunyi saat berbicara, dan penampilan senyum.
Gigi Taring (Caninus)
Gigi taring berada di sebelah gigi seri. Ciri dan fungsi:
Ujungnya runcing dan akarnya panjang serta kuat.
Ada 2 di rahang atas dan 2 di rahang bawah pada gigi permanen.
Berfungsi untuk mengoyak makanan dan membantu mengarahkan gerakan rahang saat mengunyah.
Gigi Premolar
Premolar hanya ada pada gigi permanen. Gigi ini berada di antara taring dan geraham. Ciri dan fungsi:
Permukaan kunyahnya lebih lebar, dengan tonjolan kecil untuk menghancurkan makanan.
Total 8 gigi premolar: 4 di rahang atas dan 4 di rahang bawah.
Berfungsi untuk mengoyak dan menghancurkan makanan, sebagai “penghubung” antara kerja taring dan geraham.
Gigi Geraham (Molars)
Geraham berada di bagian paling belakang rahang. Ciri dan fungsi:
Mahkota gigi lebar dan datar dengan beberapa tonjolan untuk menggiling makanan.
Total 12 geraham permanen, termasuk gigi bungsu bila tumbuh lengkap.
Berfungsi untuk menggiling makanan menjadi sangat halus sebelum ditelan. Geraham memikul beban kunyah paling besar setiap hari.
Perubahan Gigi Seiring Bertambahnya Usia
Gigi tidak hanya “tumbuh lalu selesai”. Sepanjang hidup, gigi mengalami berbagai perubahan. Perubahan pada masa anak dan remaja:
Gigi susu mulai tanggal sekitar usia 5–7 tahun, digantikan gigi permanen.
Gigi geraham permanen pertama muncul sekitar usia 6 tahun dan sangat penting untuk stabilitas gigitan.
Menjelang usia belasan akhir, sebagian besar gigi permanen sudah lengkap, kecuali gigi bungsu.
Sementara perubahan pada usia dewasa:
Gigi bungsu dapat tumbuh antara usia 17–25 tahun. Pada sebagian orang, gigi bungsu tumbuh miring atau terpendam sehingga perlu dievaluasi dokter gigi.
Pola makan, kebiasaan sikat gigi, dan faktor lain mulai menunjukkan dampaknya: ada yang giginya tetap sehat, ada yang mulai banyak tambalan atau pencabutan.
Perubahan pada usia lanjut:
Gigi bisa aus karena pemakaian bertahun-tahun.
Penyakit gusi dan berkurangnya tulang rahang dapat menyebabkan gigi goyang atau tanggal, terutama jika kebersihan mulut kurang terjaga.
Dengan perawatan yang tepat, banyak orang bisa mempertahankan banyak gigi asli mereka hingga usia lanjut.
Kebiasaan yang Membantu Menjaga Gigi Tetap Kuat Sejak Muda
Menjaga kekuatan gigi bukan hanya soal menyikat gigi dua kali sehari, tetapi juga cara memakai dan merawat gigi dalam keseharian. Kebiasaan harian yang sangat membantu:
Menyikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi berfluor, menggunakan sikat berbulu lembut dan teknik menyikat yang benar.
Membersihkan sela gigi dengan benang gigi atau sikat interdental untuk mencegah plak dan karang di area yang sulit dijangkau.
Mengurangi frekuensi camilan manis dan minuman manis, terutama di antara waktu makan, sehingga risiko gigi berlubang menurun.
Kebiasaan gaya hidup yang berpengaruh:
Tidak merokok dan tidak sering konsumsi alkohol berlebihan, karena keduanya terkait dengan penyakit gusi dan risiko kanker mulut.
Menggunakan pelindung gigi (mouthguard) jika sering berolahraga kontak fisik, untuk mencegah patah gigi akibat benturan.
Menghindari kebiasaan menggertakkan gigi saat stres atau menggigit benda keras seperti es batu, yang dapat menyebabkan gigi retak.
Pemeriksaan Rutin: Cara Praktis Memantau Jumlah dan Fungsi Gigi
Meski merasa tidak sakit, pemeriksaan rutin tetap penting. Banyak masalah gigi tidak menimbulkan nyeri di awal. Pemeriksaan rutin bermanfaat untuk:
Menilai apakah jumlah gigi sesuai, apakah ada gigi yang tidak tumbuh, berjejal, miring, atau gigi bungsu yang posisinya bermasalah.
Mendeteksi lubang kecil, karies awal, dan penyakit gusi sebelum menimbulkan nyeri atau gigi goyang.
Mengevaluasi tambalan, mahkota, gigi tiruan, dan susunan gigitan secara keseluruhan.
Kalau kamu ingin cek apakah jumlah dan susunan gigimu sudah lengkap dan sehat, bisa lakukan pemeriksaan rutin di Sozo Dental Clinic. Pemeriksaan berkala memberi gambaran menyeluruh dan memudahkan penyusunan rencana perawatan jangka panjang.
Peran Sozo Dental Dalam Menjaga Fungsi Gigi Sepanjang Hidup
Sozo Dental tidak hanya menangani gigi yang sudah sakit, tetapi fokus menjaga fungsi gigi sejak dini. Layanan yang relevan:
Pemeriksaan gigi anak dan dewasa, termasuk evaluasi tumbuh kembang gigi dari gigi susu ke permanen.
Tambal gigi, perawatan saluran akar, scaling, dan perawatan gusi untuk menjaga gigi tetap kuat dan jaringan penyangga sehat.
Konsultasi susunan gigi dan, bila perlu, rujukan atau perencanaan perawatan ortodonti untuk memperbaiki posisi gigi dan kualitas gigitan.
Pendekatan menyeluruh ini membuat perawatan gigi tidak hanya bersifat “darurat”, tetapi juga preventif dan pemeliharaan jangka panjang.
Keunggulan Sozo Dental Dibanding Hanya Fokus Pada Satu Gigi yang Sakit
Banyak orang datang ke dokter gigi hanya saat ada satu gigi yang sangat nyeri. Di Sozo Dental, pendekatannya lebih luas. Keunggulan yang bisa kamu rasakan:
Dokter tidak hanya melihat gigi yang sakit, tetapi juga memeriksa seluruh rongga mulut untuk menilai pola kerusakan dan kebiasaan yang memengaruhi gigi lain.
Penjelasan keadaan gigi disampaikan dengan bahasa yang mudah dimengerti, sehingga kamu tahu fungsi masing-masing jenis gigi dan apa prioritas perawatannya.
Rencana perawatan disesuaikan dengan kondisi dan tujuanmu, misalnya ingin mempertahankan sebanyak mungkin gigi asli hingga usia lanjut.
Gigi manusia adalah investasi jangka panjang. Dengan memahami jumlah, jenis, dan fungsinya, serta menjaga kebiasaan baik dan kontrol rutin di klinik seperti Sozo Dental, gigi dapat tetap kuat untuk mengunyah, berbicara, dan tersenyum nyaman sepanjang hidup.