

Kamu menemukan titik hitam kecil di gigi gerahammu. Awalnya diabaikan, tapi lama-kelamaan mulai terasa ngilu saat minum dingin atau makan yang manis. Pikiran langsung bercabang: “Ini pasti gigi berlubang. Harus ditambal, ya? Proses tambal gigi bagaimana? Sakit tidak? Berapa lama?”
Kecemasan dan ketidaktahuan soal proses tambal gigi adalah alasan utama banyak orang menunda ke dokter gigi. Kamu membayangkan suara bor yang menakutkan, rasa sakit, dan proses yang rumit. Padahal, membiarkan lubang kecil bisa berujung pada kerusakan yang lebih besar, infeksi akar, bahkan kehilangan gigi. Biaya perawatannya pun akan berkali-kali lipat lebih mahal.
Tenang, jangan biarkan imajinasi buruk menghalangimu. Proses tambal gigi modern jauh lebih nyaman dan cepat dari yang kamu kira. Yuk, kita bedah satu per satu tahapannya agar kamu lebih siap dan percaya diri saat melangkah ke klinik gigi!
Langkah pertama ini adalah sesi “kenalan” antara kamu dan dokter gigi. Kamu akan menceritakan keluhanmu, misalnya di mana letak nyeri atau kapan biasanya terasa ngilu. Dokter kemudian akan melakukan pemeriksaan visual untuk melihat kondisi gigi yang bermasalah.
Untuk kasus yang lebih dalam, dokter mungkin akan menyarankan pemeriksaan rontgen (X-ray). Tujuannya adalah untuk melihat seberapa jauh kerusakan telah menyebar di bawah permukaan enamel dan apakah sudah mendekati ruang saraf. Pemeriksaan ini sangat penting untuk menentukan rencana perawatan yang paling tepat dan aman untukmu.
Inilah tahap inti yang seringkali paling ditakuti. Tapi percayalah, ini tidak semenakutkan kelihatannya. Untuk memastikan kamu merasa nyaman, dokter akan memberikan anestesi atau bius lokal di area sekitar gigi yang akan ditambal. Kamu hanya akan merasakan sensasi seperti dicubit sebentar, setelah itu area tersebut akan mati rasa sepenuhnya.
Setelah area tersebut kebas, dokter akan menggunakan bor gigi berkecepatan tinggi untuk membersihkan semua jaringan gigi yang sudah rusak dan terinfeksi bakteri. Suaranya mungkin sedikit bising, tetapi kamu tidak akan merasakan sakit sama sekali. Proses pembersihan ini krusial untuk memastikan tidak ada sisa pembusukan yang tertinggal di bawah tambalan.
Setelah lubang bersih sempurna, saatnya mengisi “kekosongan” tersebut. Ada beberapa metode dan bahan tambal yang umum digunakan, namun yang paling populer saat ini adalah tambalan komposit.
Tambalan resin komposit sangat digemari karena warnanya bisa disesuaikan persis seperti warna gigi aslimu, sehingga hasilnya sangat natural dan estetis. Prosesnya dilakukan secara langsung (direct filling):
Setelah lubang terisi penuh, pekerjaan belum selesai. Dokter akan membentuk dan mengukir bahan tambalan agar konturnya sesuai dengan bentuk anatomi gigimu. Kamu akan diminta untuk menggigit kertas artikulasi berwarna untuk memeriksa apakah ada bagian tambalan yang mengganjal.
Jika gigitan sudah terasa nyaman, tahap terakhir adalah pemolesan (polishing). Permukaan tambalan akan dihaluskan dan dibuat mengilap sehingga terlihat menyatu sempurna dengan gigi aslimu dan tidak mudah menjadi tempat plak menempel.
Tambalan gigimu bisa awet bertahun-tahun jika dirawat dengan benar. Hindari langsung mengunyah makanan keras di sisi yang baru ditambal selama beberapa jam pertama. Jaga kebersihan mulut seperti biasa dengan menyikat gigi dan melakukan flossing untuk mencegah terbentuknya lubang baru di tepi tambalan.
Masih ragu untuk menambal gigimu yang berlubang? Jangan tunda lagi! Di Sozo Dental, kami mengubah pengalaman tambal gigi menjadi sesuatu yang cepat, nyaman, dan bebas rasa sakit.
Kini kamu sudah tahu bahwa tahapan tambal gigi adalah prosedur medis yang sangat terstruktur dan aman. Menanganinya lebih awal berarti menyelamatkan gigimu dari kerusakan lebih parah dan menjaga senyum sehatmu untuk jangka panjang.
Klik banner di bawah dan dapatkan kembali senyum sempurnamu dengan harga tambal gigi mulai dari Rp349.000!
