

Saat menggigit, mengunyah, dan tersenyum, setiap bagian gigi bekerja bersama menjaga fungsi mulut tetap nyaman. Berbagai penelitian kedokteran gigi menunjukkan bahwa kerusakan gigi dimulai dari lapisan terluar lalu perlahan menembus lapisan yang lebih dalam, sehingga penting memahami struktur gigi dari enamel sampai ke akar.
Kalau ingin memahami bagian-bagian gigi dan fungsinya supaya lebih paham kenapa gigi bisa sakit dan bagaimana cara menjaganya, artikel ini bisa dibaca sampai selesai.

Secara garis besar, bagian gigi terbagi menjadi mahkota dan akar. Mahkota adalah bagian gigi yang tampak di atas gusi, sementara akar tertanam di dalam tulang rahang.
Di dalam mahkota dan akar terdapat beberapa lapisan penting. Lapisan-lapisan ini meliputi enamel, dentin, dan pulpa, masing-masing memiliki peran berbeda dalam melindungi gigi dan menjaga fungsinya.
Enamel adalah lapisan terluar gigi yang tampak keras dan berwarna putih. Lapisan ini merupakan bagian paling keras di tubuh dan berfungsi melindungi gigi dari panas, dingin, dan tekanan kunyah.
Meskipun sangat kuat, enamel dapat terkikis oleh asam dari makanan, minuman manis, dan plak bakteri. Jika enamel rusak, lapisan di bawahnya menjadi lebih rentan dan gigi lebih mudah berlubang.
Kerusakan pada enamel biasanya diawali dengan bercak putih atau perubahan warna halus di permukaan gigi. Pada tahap ini, sebagian mineral enamel mulai hilang, tetapi lubang belum terbentuk.
Jika tidak segera dikontrol, bercak ini dapat berkembang menjadi lubang kecil. Lubang akan terus membesar jika bakteri dan sisa makanan terus menumpuk di area yang sama.
Dentin terletak tepat di bawah enamel dan memiliki warna lebih kekuningan. Lapisan ini tidak sekeras enamel, tetapi lebih tebal dan menyusun sebagian besar struktur gigi.
Dentin memiliki saluran-saluran halus yang terhubung ke pulpa di bagian dalam. Karena itu, jika lapisan ini terbuka, gigi akan terasa lebih sensitif terhadap panas, dingin, atau makanan manis.
Saat kerusakan menembus enamel dan masuk ke dentin, gigi tidak hanya berlubang secara bentuk, tetapi juga mulai menimbulkan rasa ngilu. Saluran halus di dentin membawa rangsangan ke pulpa, tempat saraf berada.
Jika lubang terus bertambah dalam, bakteri dan peradangan dapat mencapai pulpa. Pada tahap ini, gigi bisa terasa nyeri berdenyut, terutama saat malam hari atau saat menggigit.
Pulpa berada di bagian terdalam gigi, baik di dalam mahkota maupun memanjang sampai ke akar. Di sinilah saraf dan pembuluh darah yang memberi “kehidupan” pada gigi berada.
Pulpa membantu membentuk jaringan gigi saat masih berkembang dan menjaga sensitivitas gigi terhadap rangsang. Ketika pulpa meradang atau terinfeksi, nyeri bisa sangat mengganggu dan mengganggu aktivitas harian.
Akar gigi tertanam di dalam tulang rahang. Permukaan akar dilapisi jaringan khusus yang membantu mengikat gigi ke tulang melalui serabut halus.
Tulang penyangga dan jaringan di sekeliling akar menjaga gigi tetap stabil saat mengunyah. Jika tulang dan jaringan penyangga ini bermasalah, gigi bisa terasa goyang walaupun mahkotanya terlihat utuh.
Selain enamel, dentin, pulpa, akar, dan tulang, gusi juga memegang peran penting. Gusi yang sehat menutup leher gigi dan melindungi akar bagian atas dari paparan langsung.
Jika gusi meradang atau turun, bagian akar yang seharusnya tertutup dapat terbuka. Hal ini bisa menyebabkan ngilu dan memudahkan kotoran menumpuk di sela gigi.
Kerusakan di enamel biasanya belum terlalu menimbulkan rasa sakit, karena lapisan ini tidak mengandung saraf. Rasa tidak nyaman baru terasa bila lubang cukup dalam atau ada tekanan tertentu.
Saat kerusakan mencapai dentin, gigi mulai terasa ngilu karena lapisan ini berhubungan dengan pulpa melalui saluran halus. Jika pulpa ikut meradang, rasa sakit berubah menjadi nyeri berdenyut, bisa menjalar ke rahang atau kepala.
Pemahaman pola nyeri membantu memperkirakan seberapa jauh kerusakan lapisan gigi. Ini bukan pengganti pemeriksaan, tetapi memberi gambaran awal.
Pola umum yang sering ditemui:
Perbedaan lapisan gigi yang rusak sulit dilihat hanya dengan mata biasa. Pemeriksaan di klinik gigi melibatkan alat pemeriksaan, cahaya khusus, dan sering kali foto rontgen.
Dengan cara ini, dokter gigi dapat menilai apakah kerusakan masih terbatas di enamel, sudah masuk dentin, atau mencapai pulpa dan akar. Hal ini penting untuk menentukan apakah cukup dengan tambal, perlu perawatan saraf, atau tindakan lain.
Sozo Dental menyediakan layanan konsultasi dan pemeriksaan menyeluruh untuk menilai kondisi tiap lapisan gigi. Pemeriksaan ini membantu mengetahui sumber nyeri dan tingkat kerusakan dengan lebih jelas.
Layanan yang relevan antara lain:
Perawatan di Sozo Dental tidak hanya fokus menghilangkan nyeri sesaat. Pendekatan menyeluruh bertujuan menjaga fungsi gigi di berbagai lapisan dalam jangka panjang.
Beberapa keunggulan antara lain:
Pilihan perawatan akan berbeda jika kerusakan hanya mengenai enamel atau sudah menembus pulpa. Semakin dalam lapisan yang rusak, semakin kompleks perawatannya.
Contoh kalibrasi perawatan:
Nyeri berdenyut atau menjalar menandakan bahwa lapisan terdalam sudah kemungkinan besar ikut terlibat. Kondisi ini perlu diperiksa lebih serius.
Kalau rasa sakit sudah berdenyut atau menjalar ke rahang, dokter di Sozo Dental Clinic bisa memeriksa seberapa jauh kerusakan lapisan gigi dan menentukan terapi yang paling sesuai. Pendekatan ini membantu mencegah kerusakan meluas ke tulang dan jaringan sekitarnya.
Menjaga enamel, dentin, dan pulpa tetap sehat tidak hanya bergantung pada perawatan di klinik. Kebiasaan harian memiliki peran besar.
Kebiasaan yang mendukung kesehatan tiap lapisan antara lain:
Scaling rutin membantu menjaga kebersihan di sekitar gusi dan akar gigi. Tindakan ini penting untuk melindungi tulang penyangga dari kerusakan akibat plak dan karang.
Kontrol rutin memungkinkan dokter mendeteksi dini jika ada tanda penurunan tulang atau masalah lain di sekitar akar. Semakin cepat ditemukan, semakin mudah menahan gigi tetap kokoh di rahang.
Ketakutan terhadap rasa sakit atau hasil pemeriksaan sering membuat banyak orang menunda kunjungan. Padahal, pemahaman mengenai bagian gigi justru membantu mengurangi kecemasan.
Beberapa langkah yang bisa dilakukan:
Jika ada beberapa gigi dengan masalah pada lapisan berbeda, rencana perawatan bertahap bisa disusun. Gigi yang paling parah atau paling sering sakit biasanya diprioritaskan terlebih dahulu.
Sozo Dental dapat membantu menyusun urutan perawatan yang realistis, baik dari sisi medis maupun biaya. Dengan langkah bertahap, kondisi enamel, dentin, pulpa, dan akar di berbagai gigi bisa diperbaiki perlahan tanpa terasa terlalu berat.
Memahami bagian gigi dari enamel sampai ke akar membuat keputusan perawatan terasa lebih matang. Setiap lapisan punya peran, dan kerusakan pada satu bagian dapat memengaruhi bagian lainnya.
Sozo Dental menyediakan pemeriksaan detail, perawatan tambal, perawatan saraf, scaling, dan edukasi kebiasaan harian untuk menjaga tiap lapisan gigi tetap sehat. Dengan memanfaatkan layanan dan promo yang tersedia, langkah sederhana seperti membuat janji di sozodental.com dapat menjadi awal perawatan gigi yang lebih terarah, nyaman, dan mendukung kualitas hidup setiap hari.
