

Permen tenggorokan sering menjadi andalan saat tenggorokan gatal atau serak muncul di tengah aktivitas. Banyak permen tenggorokan dibuat mirip permen keras dengan gula atau sirup gula sebagai dasar, lalu ditambah bahan seperti mentol, minyak eucalyptus, madu, atau antiseptik ringan untuk memberikan rasa lega sementara di tenggorokan.
Banyak pasien yang hobi mengisap permen tenggorokan mengaku baru menyadari kaitannya dengan gigi berlubang setelah menjalani pemeriksaan, scaling, dan tambal gigi terencana, lalu nyeri saat makan manis dan dingin berangsur menghilang. Kalau ingin tahu cara aman menikmati permen tenggorokan tanpa membuat gigi cepat rusak, artikel ini bisa dibaca sampai selesai.

Setiap merek permen tenggorokan punya komposisi yang sedikit berbeda. Namun, ada pola kandungan yang sering berulang.
Kandungan umum dalam permen pelega tenggorokan antara lain:
Gula dalam permen tenggorokan menjadi sumber energi bagi bakteri di plak gigi. Bakteri mengubah gula menjadi asam yang kemudian mengikis email gigi.
Saat permen diisap dalam waktu lama, gigi terpapar gula dan asam untuk durasi yang lebih panjang dibanding makan manis biasa. Kondisi ini meningkatkan risiko enamel melemah dan terbentuknya gigi berlubang.
Mengisap permen tenggorokan berulang kali sepanjang hari membuat gigi terus-menerus terpapar gula. Hal ini mirip dengan kebiasaan mengemut permen manis atau menyesap minuman manis perlahan.
Risiko yang dapat muncul:
Tidak semua orang memiliki tingkat risiko yang sama terhadap efek gula di permen tenggorokan. Beberapa kondisi membuat gigi lebih mudah rusak.
Kelompok yang lebih rentan antara lain:
Pemilihan produk yang tepat dapat membantu mengurangi risiko terhadap gigi. Permen tenggorokan tetap bisa digunakan, tetapi dengan pertimbangan lebih matang.
Tips memilih permen tenggorokan yang lebih “ramah gigi”:
Xylitol adalah pemanis rendah kalori yang sering digunakan pada permen bebas gula dan permen karet. Rasa manisnya mirip gula, tetapi tidak menyebabkan gigi berlubang seperti gula biasa.
Penelitian menunjukkan bahwa xylitol dapat menurunkan jumlah bakteri penyebab karies dan membantu menetralkan keasaman mulut. Konsumsi produk dengan xylitol secara rutin bahkan dikaitkan dengan penurunan terbentuknya gigi berlubang baru.
Jika tetap mengonsumsi permen tenggorokan dengan gula, beberapa langkah sederhana bisa membantu menurunkan risikonya. Kebiasaan ini penting terutama bila permen dikonsumsi beberapa kali sehari.
Cara menetralkan efek gula setelah konsumsi permen:
Jika permen tenggorokan sering digunakan, kebiasaan harian perlu dibuat lebih ramah gigi. Dengan begitu, manfaat di tenggorokan dapat dinikmati tanpa mengorbankan kesehatan gigi.
Kebiasaan yang dianjurkan:
Kebiasaan mengisap permen tenggorokan manis bisa mulai menunjukkan dampaknya setelah beberapa waktu. Mengenali tanda awal membantu tindakan pencegahan dilakukan lebih cepat.
Tanda yang perlu diperhatikan:
Pemeriksaan gigi sebaiknya tidak menunggu sampai lubang besar dan terasa sangat sakit. Semakin dini masalah terdeteksi, semakin sederhana perawatannya.
Kalau kamu sering mengandalkan permen tenggorokan dan mulai muncul keluhan gigi, ada baiknya cek kondisi gigimu di Sozo Dental Clinic sebelum lubangnya makin besar. Pemeriksaan menyeluruh dapat menunjukkan area yang mulai melemah meski belum terasa sakit.
Sozo Dental menyediakan layanan lengkap untuk orang yang sering mengonsumsi permen manis, termasuk permen tenggorokan. Tujuannya adalah mencegah dan menangani kerusakan sedini mungkin.
Layanan yang relevan antara lain:
Pendekatan di Sozo Dental tidak berhenti pada mengisi lubang gigi. Fokusnya adalah mengurangi faktor risiko, termasuk kebiasaan yang berkaitan dengan gula dan permen.
Keunggulan yang membuat Sozo Dental lebih bernilai antara lain:
Ragu sebelum datang ke dokter gigi adalah hal yang umum. Namun, pemahaman mengenai risiko permen tenggorokan terhadap gigi dapat menjadi motivasi untuk mulai bertindak.
Cara mengurangi keraguan:
Permen tenggorokan tetap bisa menjadi teman di tengah aktivitas padat, terutama saat tenggorokan mulai tidak nyaman. Namun, pengaturan frekuensi, pemilihan jenis permen, dan kebiasaan perawatan gigi sangat menentukan apakah gigi tetap sehat atau justru cepat rusak.
Sozo Dental siap membantu melalui pemeriksaan berkala, scaling, tambal gigi, hingga edukasi pemilihan permen dan pola makan yang lebih bersahabat untuk gigi. Mengatur jadwal kunjungan lewat sozodental.com dapat menjadi langkah sederhana namun penting untuk memastikan permen tenggorokan benar-benar membantu, tanpa meninggalkan jejak lubang dan rasa ngilu di gigi pada kemudian hari.
