Wajib Tahu! Ini Efek Konsumsi Permen Tenggorokan ke Kesehatan Gigi

Permen tenggorokan sering menjadi andalan saat tenggorokan gatal atau serak muncul di tengah aktivitas. Banyak permen tenggorokan dibuat mirip permen keras dengan gula atau sirup gula sebagai dasar, lalu ditambah bahan seperti mentol, minyak eucalyptus, madu, atau antiseptik ringan untuk memberikan rasa lega sementara di tenggorokan.

Banyak pasien yang hobi mengisap permen tenggorokan mengaku baru menyadari kaitannya dengan gigi berlubang setelah menjalani pemeriksaan, scaling, dan tambal gigi terencana, lalu nyeri saat makan manis dan dingin berangsur menghilang.​ Kalau ingin tahu cara aman menikmati permen tenggorokan tanpa membuat gigi cepat rusak, artikel ini bisa dibaca sampai selesai.

Chat Whatsapp Konsultasi Sozo Dental

Kandungan Umum dalam Permen Pelega Tenggorokan

Setiap merek permen tenggorokan punya komposisi yang sedikit berbeda. Namun, ada pola kandungan yang sering berulang.

Kandungan umum dalam permen pelega tenggorokan antara lain:

  • Gula atau sirup gula sebagai bahan dasar, yang membuat tekstur keras dan rasa manis.
  • Mentol dan minyak eucalyptus yang memberi sensasi sejuk dan membantu meredakan rasa tidak nyaman di tenggorokan.
  • Bahan antiseptik ringan seperti amylmetacresol atau 2,4-dichlorobenzyl alcohol di beberapa produk, untuk membantu mengurangi kuman di tenggorokan.
  • Bahan pereda nyeri lokal seperti benzocaine di beberapa jenis lozenges, untuk mengurangi rasa sakit di tenggorokan atau mulut.
  • Varian tanpa gula yang menggunakan pemanis seperti sorbitol, isomalt, atau xylitol, yang lebih ramah untuk gigi.

Bagaimana Gula dalam Permen Tenggorokan Mempengaruhi Gigi

Gula dalam permen tenggorokan menjadi sumber energi bagi bakteri di plak gigi. Bakteri mengubah gula menjadi asam yang kemudian mengikis email gigi.

Saat permen diisap dalam waktu lama, gigi terpapar gula dan asam untuk durasi yang lebih panjang dibanding makan manis biasa. Kondisi ini meningkatkan risiko enamel melemah dan terbentuknya gigi berlubang.

Risiko Gigi Berlubang Jika Terlalu Sering Mengisap Permen Manis

Mengisap permen tenggorokan berulang kali sepanjang hari membuat gigi terus-menerus terpapar gula. Hal ini mirip dengan kebiasaan mengemut permen manis atau menyesap minuman manis perlahan.

Risiko yang dapat muncul:

  • Email gigi terkikis perlahan sehingga gigi menjadi lebih sensitif.
  • Muncul lubang kecil di sela gigi atau di permukaan yang sulit dibersihkan.
  • Gusi dapat ikut teriritasi bila plak menumpuk dan tidak dibersihkan dengan baik.

Kelompok yang Lebih Rentan Terhadap Efek Gula dari Permen

Tidak semua orang memiliki tingkat risiko yang sama terhadap efek gula di permen tenggorokan. Beberapa kondisi membuat gigi lebih mudah rusak.

Kelompok yang lebih rentan antara lain:

  • Orang dengan riwayat gigi berlubang banyak atau pernah tambal gigi di beberapa gigi.
  • Pemilik gigi dengan karang dan plak tebal yang jarang dibersihkan secara profesional.
  • Pengidap mulut kering, sehingga air liur kurang membantu menetralkan asam.

Tips Memilih Permen Tenggorokan yang Lebih “Ramah Gigi”

Pemilihan produk yang tepat dapat membantu mengurangi risiko terhadap gigi. Permen tenggorokan tetap bisa digunakan, tetapi dengan pertimbangan lebih matang.

Tips memilih permen tenggorokan yang lebih “ramah gigi”:

  • Memilih permen bertanda sugar-free atau tanpa gula, terutama jika sering dikonsumsi.
  • Mencari produk yang mengandung xylitol, karena pemanis ini tidak dimanfaatkan bakteri untuk menghasilkan asam dan bahkan dapat membantu menghambat bakteri tertentu.
  • Menghindari permen yang sangat lengket atau mudah menempel di gigi, karena sisa gula akan bertahan lebih lama.
  • Memperhatikan label dan menghindari produk dengan daftar gula tambahan yang panjang.

Xylitol & Permen yang Lebih Bersahabat untuk Gigi

Xylitol adalah pemanis rendah kalori yang sering digunakan pada permen bebas gula dan permen karet. Rasa manisnya mirip gula, tetapi tidak menyebabkan gigi berlubang seperti gula biasa.

Penelitian menunjukkan bahwa xylitol dapat menurunkan jumlah bakteri penyebab karies dan membantu menetralkan keasaman mulut. Konsumsi produk dengan xylitol secara rutin bahkan dikaitkan dengan penurunan terbentuknya gigi berlubang baru.

Cara Menetralkan Efek Gula Setelah Konsumsi Permen

Jika tetap mengonsumsi permen tenggorokan dengan gula, beberapa langkah sederhana bisa membantu menurunkan risikonya. Kebiasaan ini penting terutama bila permen dikonsumsi beberapa kali sehari.

Cara menetralkan efek gula setelah konsumsi permen:

  • Minum air putih setelah permen habis untuk membantu membersihkan sisa gula.
  • Menghindari langsung menyikat gigi tepat setelah konsumsi permen sangat asam. Menunggu sedikit waktu membantu email pulih dulu.
  • Mengunyah permen karet bebas gula, idealnya yang mengandung xylitol, untuk merangsang air liur dan membantu menetralisir asam.

Kebiasaan Sehat Saat Sering Menggunakan Permen Tenggorokan

Jika permen tenggorokan sering digunakan, kebiasaan harian perlu dibuat lebih ramah gigi. Dengan begitu, manfaat di tenggorokan dapat dinikmati tanpa mengorbankan kesehatan gigi.

Kebiasaan yang dianjurkan:

  • Menyikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi berfluoride.
  • Membersihkan sela gigi agar plak dan gula tidak menumpuk di area yang sulit terjangkau.
  • Mengatur frekuensi konsumsi permen, bukan mengisap hampir sepanjang hari.
  • Mengombinasikan permen dengan metode lain meredakan tenggorokan, seperti minum air hangat atau istirahat suara.

Tanda Gigi Mulai Terdampak Kebiasaan Mengisap Permen

Kebiasaan mengisap permen tenggorokan manis bisa mulai menunjukkan dampaknya setelah beberapa waktu. Mengenali tanda awal membantu tindakan pencegahan dilakukan lebih cepat.

Tanda yang perlu diperhatikan:

  • Gigi menjadi lebih sensitif saat makan manis, dingin, atau panas.
  • Terasa lubang kecil saat lidah menyentuh permukaan gigi.
  • Muncul noda kecokelatan atau kehitaman kecil di sela-sela gigi.
  • Gusi mudah berdarah saat menyikat, yang menandakan plak dan karang menumpuk.

Kapan Waktu Tepat Untuk Periksa Gigi?

Pemeriksaan gigi sebaiknya tidak menunggu sampai lubang besar dan terasa sangat sakit. Semakin dini masalah terdeteksi, semakin sederhana perawatannya.

Kalau kamu sering mengandalkan permen tenggorokan dan mulai muncul keluhan gigi, ada baiknya cek kondisi gigimu di Sozo Dental Clinic sebelum lubangnya makin besar. Pemeriksaan menyeluruh dapat menunjukkan area yang mulai melemah meski belum terasa sakit.

Layanan Sozo Dental yang Relevan untuk Penikmat Permen Tenggorokan

Sozo Dental menyediakan layanan lengkap untuk orang yang sering mengonsumsi permen manis, termasuk permen tenggorokan. Tujuannya adalah mencegah dan menangani kerusakan sedini mungkin.

Layanan yang relevan antara lain:

  • Pemeriksaan gigi menyeluruh dan konsultasi untuk menilai risiko karies dan kondisi gusi.
  • Scaling dan pembersihan karang gigi untuk mengurangi plak yang memerangkap gula di sekitar gigi.
  • Tambal gigi berkualitas untuk lubang yang sudah terbentuk, dengan perhatian pada kekuatan dan bentuk kunyah.
  • Edukasi pola makan dan kebiasaan mulut yang lebih aman untuk gigi di tengah kebiasaan mengonsumsi permen.

Keunggulan Pendekatan Sozo Dental Dibanding Penanganan Sekadar “Tambal Saja”

Pendekatan di Sozo Dental tidak berhenti pada mengisi lubang gigi. Fokusnya adalah mengurangi faktor risiko, termasuk kebiasaan yang berkaitan dengan gula dan permen.

Keunggulan yang membuat Sozo Dental lebih bernilai antara lain:

  • Evaluasi menyeluruh yang menghubungkan kebiasaan harian, pola konsumsi gula, dan kondisi gigi sekarang.
  • Rencana perawatan bertahap, sehingga gigi yang paling berisiko ditangani terlebih dahulu.
  • Edukasi jelas mengenai alternatif permen tenggorokan yang lebih ramah gigi dan cara perawatan di rumah.

Cara Mengurangi Keraguan Sebelum Mengatur Jadwal Periksa

Ragu sebelum datang ke dokter gigi adalah hal yang umum. Namun, pemahaman mengenai risiko permen tenggorokan terhadap gigi dapat menjadi motivasi untuk mulai bertindak.

Cara mengurangi keraguan:

  • Menyusun pertanyaan seputar kondisi gigi, kebiasaan permen, dan pilihan perawatan sebelum datang.
  • Menghubungi Sozo Dental untuk menanyakan kisaran biaya dan jenis layanan sebelum membuat janji.
  • Mengingat bahwa tambal lubang kecil jauh lebih cepat, lebih nyaman, dan lebih hemat dibanding merawat kerusakan besar.

Menggunakan Permen Tenggorokan dengan Lebih Cerdas & Aman Untuk Gigi

Permen tenggorokan tetap bisa menjadi teman di tengah aktivitas padat, terutama saat tenggorokan mulai tidak nyaman. Namun, pengaturan frekuensi, pemilihan jenis permen, dan kebiasaan perawatan gigi sangat menentukan apakah gigi tetap sehat atau justru cepat rusak.

Sozo Dental siap membantu melalui pemeriksaan berkala, scaling, tambal gigi, hingga edukasi pemilihan permen dan pola makan yang lebih bersahabat untuk gigi. Mengatur jadwal kunjungan lewat sozodental.com dapat menjadi langkah sederhana namun penting untuk memastikan permen tenggorokan benar-benar membantu, tanpa meninggalkan jejak lubang dan rasa ngilu di gigi pada kemudian hari.

Chat Whatsapp Konsultasi Sozo Dental