Fungsi Bibir bagi Tubuh: Makan, Bicara, & Ekspresi

Fungsi Bibir bagi Tubuh Makan, Bicara, & Ekspresi

Fungsi bibir jauh lebih banyak dari sekadar membantu makan dan berbicara. [STATISTIK: data kepadatan ujung saraf sensorik di bibir atau prevalensi masalah bibir seperti cheilitis, dari jurnal ilmiah]. Bibir juga berperan dalam ekspresi wajah, perlindungan gigi, hingga penampilan.

Karena dipakai hampir sepanjang hari, bibir mudah mengalami masalah. Mengenal fungsi dan strukturnya membantu kamu merawat bibir dengan cara yang tepat. Kamu juga bisa lebih cepat mengenali tanda masalah yang perlu diperiksa dokter.

Mengenal Struktur Bibir

Bibir adalah lipatan jaringan lunak yang membentuk pintu masuk rongga mulut. Manusia punya dua bibir, yaitu bibir atas dan bibir bawah.

Bibir tersusun dari kulit, otot, pembuluh darah, saraf, dan lapisan mukosa di bagian dalam. Setiap bagian punya peran yang berbeda.

Bagian-Bagian Bibir

Bagian Letak Ciri dan fungsi
Vermilion Bagian merah bibir Kulit tipis, tampak merah karena pembuluh darah dekat permukaan
Batas vermilion Garis tepi bibir Memisahkan bibir merah dengan kulit wajah
Philtrum Lekukan di atas bibir atas Bagian dari bentuk khas wajah
Cupid’s bow Lengkungan di tengah bibir atas Memberi bentuk pada bibir atas
Sudut bibir Pertemuan bibir atas dan bawah Area yang mudah pecah dan meradang
Mukosa bibir Bagian dalam bibir Lembap, berhubungan langsung dengan rongga mulut

Otot Bibir

Otot utama bibir disebut orbicularis oris. Otot ini melingkari mulut seperti cincin.

Saat otot ini berkontraksi, bibir bisa menutup, mengerucut, atau menekan. Otot lain di sekitar wajah membantu bibir tersenyum, cemberut, dan bergerak ke berbagai arah.

Kenapa Bibir Berwarna Merah?

Kulit di bagian merah bibir jauh lebih tipis dari kulit wajah. Pembuluh darah di bawahnya pun terlihat lebih jelas.

Bagian ini juga mengandung sedikit pigmen melanin. Akibatnya, warna darah di bawah kulit tampak menembus dan memberi warna merah muda sampai merah.

Kenapa Bibir Mudah Kering?

Bagian merah bibir tidak memiliki kelenjar keringat dan kelenjar minyak. Lapisan pelindung kulitnya juga sangat tipis.

Karena itu, bibir mudah kehilangan kelembapan. Udara kering, paparan sinar matahari, dan kebiasaan menjilat bibir membuat bibir cepat pecah-pecah.

Fungsi Bibir dalam Kehidupan Sehari-hari

Bibir bekerja hampir setiap saat, bahkan ketika kamu tidak menyadarinya. Berikut fungsi bibir yang paling penting.

1. Membantu Makan dan Minum

Bibir membantu memasukkan makanan dan minuman ke dalam mulut. Bibir juga menahan makanan supaya tidak keluar saat dikunyah.

Saat minum dari gelas atau sedotan, bibir menutup rapat dan membantu mengisap cairan. Pada bayi, bibir berperan penting saat menyusu.

2. Membantu Proses Menelan

Saat menelan, bibir menutup rapat untuk membentuk tekanan di dalam mulut. Tekanan ini membantu lidah mendorong makanan ke tenggorokan.

Bila bibir sulit menutup, proses menelan bisa terasa kurang nyaman. Air liur juga lebih mudah keluar dari sudut mulut.

3. Membentuk Suara Saat Berbicara

Bibir berperan besar dalam pengucapan huruf dan kata. Beberapa bunyi tidak bisa diucapkan dengan jelas tanpa gerakan bibir.

Jenis bunyi Contoh huruf Peran bibir
Bunyi dua bibir p, b, m, w Bibir atas dan bawah bertemu
Bunyi bibir-gigi f, v Bibir bawah menyentuh gigi atas
Vokal bulat o, u Bibir membulat
Vokal lebar i, e Bibir melebar ke samping

Itulah kenapa luka atau bengkak di bibir bisa membuat cara bicara berubah sementara.

4. Menunjukkan Ekspresi Wajah

Bibir menjadi bagian wajah yang paling banyak bergerak saat berekspresi. Senyum, cemberut, terkejut, dan sedih tergambar jelas lewat bentuk bibir.

Ekspresi ini membantu orang lain memahami perasaan kita tanpa kata-kata. Senyum juga menjadi salah satu cara paling sederhana untuk membangun hubungan dengan orang lain.

5. Sebagai Indra Peraba

Bibir memiliki banyak ujung saraf sensorik. Karena itu, bibir sangat peka terhadap sentuhan, suhu, dan tekstur.

Kepekaan ini membantu kita menilai apakah makanan atau minuman terlalu panas sebelum masuk ke mulut. Bayi juga mengenal benda di sekitarnya dengan memasukkannya ke mulut.

6. Membantu Pernapasan

Bibir yang menutup saat istirahat mendorong kita bernapas lewat hidung. Napas lewat hidung membantu menyaring dan melembapkan udara.

Bibir juga membantu mengatur aliran udara saat meniup, bersiul, atau memainkan alat musik tiup.

7. Melindungi dan Menjaga Posisi Gigi

Bibir menutupi gigi depan dan membantu melindunginya dari benturan ringan. Bibir juga menjaga mulut tetap lembap.

Selain itu, tekanan otot bibir dari luar dan tekanan lidah dari dalam menjaga gigi tetap di posisinya. Keseimbangan ini penting untuk susunan gigi yang rapi.

8. Menunjang Penampilan

Bentuk bibir ikut menentukan keseimbangan wajah. Bibir yang sehat, lembap, dan simetris membuat wajah terlihat segar.

Susunan gigi juga memengaruhi tampilan bibir. Gigi yang maju bisa membuat bibir terlihat lebih menonjol.

9. Alat Komunikasi Sosial

Bibir dipakai untuk berbagai bentuk komunikasi nonverbal. Contohnya tersenyum menyapa, memberi kecupan sayang pada anak, atau memberi isyarat diam.

Fungsi Bibir di Setiap Tahap Usia

Peran bibir berkembang sejak bayi lahir sampai usia lanjut. Setiap tahap usia punya kebutuhan yang berbeda.

Pada Bayi

Bayi lahir dengan refleks mengisap. Bibir bayi menutup rapat di sekitar puting atau dot supaya susu bisa diisap.

Saat mulai makan makanan pendamping, bibir bayi belajar mengambil makanan dari sendok. Kemampuan ini berkembang perlahan seiring latihan.

Pada Anak

Anak mulai belajar bunyi yang memakai bibir, seperti “mama” dan “papa”. Bunyi ini termasuk yang paling awal dikuasai anak.

Pada usia ini, kebiasaan seperti mengisap jempol atau menggigit bibir perlu diperhatikan. Kebiasaan tersebut bisa memengaruhi susunan gigi yang sedang tumbuh.

Pada Lansia

Seiring bertambahnya usia, otot bibir bisa melemah dan kulit bibir menipis. Bibir pun tampak lebih tipis dan mudah kering.

Gigi yang hilang membuat bibir kehilangan penyangga. Gigi palsu yang pas membantu bibir tetap berfungsi dan menjaga bentuk wajah.

Bibir Sumbing dan Pengaruhnya

Bibir sumbing adalah celah pada bibir atas yang terbentuk sejak dalam kandungan. Kondisi ini bisa disertai celah di langit-langit mulut.

Bibir sumbing bisa memengaruhi kemampuan menyusu, bicara, dan susunan gigi. Penanganannya melibatkan operasi dan perawatan lanjutan oleh tim dokter, termasuk dokter gigi.

Hubungan Bibir dengan Kesehatan Gigi

Bibir dan gigi saling memengaruhi. Kondisi salah satunya sering berdampak pada yang lain.

Gigi Maju Membuat Bibir Sulit Menutup

Gigi depan yang terlalu maju bisa membuat bibir sulit menutup rapat saat istirahat. Kondisi ini disebut bibir inkompeten.

Akibatnya, mulut lebih sering terbuka dan cepat kering. Orang dengan kondisi ini juga cenderung bernapas lewat mulut.

Perawatan behel bisa membantu memundurkan gigi yang maju. Setelah gigi rapi, bibir biasanya lebih mudah menutup dan tampilannya lebih seimbang.

Kebiasaan Bibir yang Memengaruhi Gigi

Beberapa kebiasaan bibir bisa menggeser posisi gigi, terutama pada anak. Contohnya:

  • Menggigit bibir bawah dalam waktu lama
  • Mengisap bibir atau jempol
  • Menjulurkan lidah di antara bibir saat menelan

Kebiasaan ini bisa membuat gigi depan atas maju dan gigi bawah mundur. Hentikan sejak dini untuk mencegah susunan gigi berubah.

Gigi Hilang Mengubah Bentuk Bibir

Gigi depan atau geraham yang hilang membuat bibir kehilangan penyangga. Bibir bisa tampak masuk ke dalam dan wajah terlihat lebih tua.

Mengganti gigi yang hilang dengan gigi palsu atau implan membantu mengembalikan dukungan pada bibir dan pipi.

Latihan Sederhana untuk Otot Bibir

Otot bibir bisa dilatih seperti otot lain. Latihan ini sering dipakai untuk membantu bibir menutup lebih rapat dan memperjelas pengucapan.

  1. Kerucutkan bibir seperti hendak bersiul, tahan lima detik, lalu lepaskan
  2. Tersenyum lebar tanpa membuka mulut, tahan lima detik
  3. Tekan kedua bibir dengan rapat selama beberapa detik
  4. Tiup balon atau gelembung sabun secara perlahan
  5. Ucapkan “u” dan “i” bergantian dengan gerakan bibir yang jelas

Lakukan beberapa kali sehari. Bila bibir sulit menutup karena gigi maju, latihan saja biasanya tidak cukup dan perlu perawatan gigi.

Kebiasaan yang Bisa Merusak Bibir

Beberapa kebiasaan berikut sering dilakukan tanpa sadar:

  • Menggigit atau mengunyah bibir saat gugup
  • Mengelupas kulit bibir yang kering
  • Bernapas lewat mulut saat tidur
  • Memakai produk bibir kedaluwarsa
  • Merokok atau menghisap vape

Kebiasaan ini membuat bibir mudah luka, kering, dan berubah warna.

Masalah yang Sering Terjadi pada Bibir

Karena terus bekerja dan terpapar lingkungan, bibir rentan mengalami berbagai masalah.

Bibir Kering dan Pecah-Pecah

Bibir kering paling sering disebabkan udara kering, kurang minum, dan kebiasaan menjilat bibir. Air liur yang menguap justru membuat bibir makin kering.

Sariawan di Bibir

Sariawan bisa muncul di bagian dalam bibir. Luka kecil berwarna putih kekuningan ini terasa perih saat makan.

Penjelasan lengkapnya ada di artikel sariawan di bibir.

Sudut Bibir Pecah

Keilitis angularis adalah peradangan di sudut bibir. Sudut bibir tampak merah, pecah, dan perih saat membuka mulut.

Kondisi ini bisa dipicu air liur yang menumpuk di sudut bibir, infeksi jamur, atau kekurangan vitamin tertentu.

Benjolan di Bibir

Benjolan kecil di bibir bisa berupa mukokel, yaitu kista berisi air liur akibat saluran kelenjar liur tersumbat. Benjolan juga bisa muncul karena luka gigitan.

Pembahasan lengkapnya ada di artikel benjolan di bibir.

Lepuhan di Tepi Bibir

Lepuhan kecil berisi cairan di tepi bibir sering disebabkan infeksi virus herpes simpleks. Lepuhan ini bisa kambuh saat daya tahan tubuh menurun. Hindari memecahkan lepuhan supaya tidak menyebar.

Bibir Bengkak

Bibir bisa bengkak karena benturan, gigitan, atau reaksi alergi. Bengkak yang disertai sesak napas termasuk kondisi darurat dan perlu segera ditangani.

Perubahan Warna Bibir

Bibir yang pucat bisa berhubungan dengan anemia. Bibir kebiruan bisa menandakan kekurangan oksigen dan perlu segera diperiksa dokter.

Bibir yang menghitam sering dikaitkan dengan kebiasaan merokok atau paparan sinar matahari. Periksakan bila perubahan warna muncul tiba-tiba.

Cara Merawat Bibir Supaya Tetap Sehat

Perawatan sederhana bisa membantu menjaga bibir tetap lembap dan berfungsi dengan baik.

  • Minum air putih yang cukup setiap hari
  • Pakai pelembap bibir yang mengandung petrolatum, shea butter, atau beeswax
  • Pakai pelembap bibir dengan SPF saat beraktivitas di bawah matahari
  • Hindari menjilat bibir, karena justru membuat bibir makin kering
  • Jangan mengelupas kulit bibir yang kering dengan jari atau gigi
  • Berhenti merokok
  • Hindari produk bibir yang membuat bibir perih atau gatal
  • Konsumsi makanan bergizi, termasuk sumber vitamin B dan zat besi

Cara Mengatasi Bibir Pecah-Pecah

Oleskan pelembap bibir beberapa kali sehari, terutama sebelum tidur. Gunakan pelembap ruangan bila udara di kamar terlalu kering.

Bila bibir pecah tidak membaik dalam dua minggu, periksakan ke dokter. Kondisi ini bisa disebabkan infeksi atau alergi.

Nutrisi untuk Kesehatan Bibir

Kekurangan vitamin tertentu bisa membuat bibir pecah, terutama di sudut bibir. Pastikan asupan nutrisi berikut tercukupi:

Nutrisi Sumber makanan
Vitamin B2 (riboflavin) Susu, telur, daging tanpa lemak
Vitamin B3 (niasin) Ikan, ayam, kacang-kacangan
Vitamin B12 Daging, ikan, telur, susu
Zat besi Daging merah, hati, sayuran hijau
Seng Daging, kerang, biji-bijian

Pola makan seimbang biasanya sudah cukup memenuhi kebutuhan ini. Suplemen sebaiknya dikonsumsi atas saran dokter.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera periksakan diri bila mengalami kondisi berikut:

  • Luka di bibir tidak sembuh lebih dari dua minggu
  • Benjolan di bibir yang makin membesar
  • Bercak putih atau merah di bibir yang tidak hilang
  • Bibir bengkak mendadak, apalagi disertai sesak napas
  • Bibir kebiruan
  • Bibir sulit menutup karena gigi maju

Luka bibir yang tidak kunjung sembuh perlu diperiksa untuk memastikan tidak ada kelainan serius.

Hal yang Bisa Ditanyakan ke Dokter Gigi

Bila kamu merasa posisi gigi memengaruhi bentuk atau fungsi bibir, tanyakan hal berikut saat konsultasi:

  • Apakah gigi saya terlalu maju sehingga bibir sulit menutup?
  • Perawatan apa yang bisa membantu?
  • Berapa lama perawatannya?
  • Apakah bentuk bibir akan berubah setelah gigi dirapikan?

Perawatan Gigi untuk Bibir yang Seimbang di Sozo Dental

Fungsi bibir yang baik juga dipengaruhi susunan gigi. Di Sozo Dental, dokter gigi bisa membantu memeriksa hubungan posisi gigi dan bibir:

Ingin Senyum dan Bibir Lebih Seimbang?

Konsultasi dengan dokter gigi membantu kamu mengetahui apakah posisi gigi memengaruhi bentuk dan fungsi bibir. Dokter juga akan menjelaskan pilihan perawatan yang sesuai.

Saat ini Sozo Dental sedang menyediakan [PROMO SOZO: promo behel / aligner dan batas waktunya].

Jadwalkan konsultasi lewat WhatsApp Sozo Dental dan manfaatkan promonya sebelum periode berakhir.

FAQ

Apa fungsi bibir?

Fungsi bibir antara lain membantu makan, menelan, berbicara, berekspresi, merasakan sentuhan, bernapas, dan melindungi gigi.

Apa nama otot utama bibir?

Otot utama bibir adalah orbicularis oris, yaitu otot yang melingkari mulut.

Kenapa bibir berwarna merah?

Kulit bibir sangat tipis dan mengandung sedikit pigmen, sehingga warna pembuluh darah di bawahnya terlihat.

Kenapa bibir mudah kering?

Bibir tidak punya kelenjar keringat dan kelenjar minyak, sehingga mudah kehilangan kelembapan.

Apakah gigi maju memengaruhi bentuk bibir?

Ya. Gigi maju bisa membuat bibir terlihat menonjol dan sulit menutup rapat.