

Gigi rusak sering terasa “masih bisa dipakai” selama belum sakit hebat. Beberapa sumber menyebut kerusakan gigi berawal dari bercak putih di email dan bisa berkembang menjadi lubang, kerusakan saraf, hingga infeksi di ujung akar jika tidak ditangani dengan benar.
Banyak orang baru mencari bantuan ketika gigi rusak sudah retak besar atau tinggal sisa akar, sehingga perawatan menjadi lebih rumit dan mahal. Untuk memahami kenapa gigi rusak tidak cukup hanya ditambal seadanya dan apa langkah yang lebih bijak, artikel ini bisa dibaca sampai tuntas.

Gigi rusak tidak selalu langsung terlihat sebagai lubang besar. Awalnya, kerusakan dapat muncul sebagai perubahan warna halus yang sulit disadari.
Seiring waktu, lapisan gigi yang lebih dalam ikut terlibat. Jika hanya ditutup seadanya tanpa menilai kedalaman dan kekuatan sisa gigi, risiko retak ulang, nyeri, dan infeksi tetap tinggi.
Kerusakan gigi biasanya berkembang melalui beberapa tahap. Semakin dini dikenali, semakin sederhana perawatannya.
Secara garis besar, tahapan kerusakan gigi dapat digambarkan seperti ini:
Tambal seadanya sering dilakukan hanya untuk menutup lubang yang terlihat tanpa mengevaluasi struktur gigi secara menyeluruh. Pendekatan ini mungkin terasa cepat dan murah di awal.
Namun, jika kerusakan sudah dalam atau sisa dinding gigi terlalu tipis, tambalan mudah retak, bocor, atau lepas. Akibatnya, bakteri bisa kembali masuk di sela tambalan dan gigi rusak lebih parah.
Ada beberapa tanda yang menunjukkan gigi rusak sudah terlalu berat untuk tambalan biasa. Situasi ini membutuhkan perawatan yang lebih kuat dan menyeluruh.
Tanda gigi terlalu rusak untuk tambalan biasa antara lain:
Gigi rusak memiliki beberapa pilihan perawatan. Pilihannya tergantung seberapa parah kerusakan, kondisi akar, dan harapan fungsi jangka panjang.
Secara umum, pilihan perawatan meliputi:
Tidak semua gigi rusak langsung membutuhkan crown atau perawatan besar. Namun, ada batas aman di mana tambal biasa tidak lagi cukup.
Tambal biasa masih mungkin menjadi pilihan jika:
Crown lebih tepat dipertimbangkan jika:
Hanya menambal gigi rusak seadanya memberi kesan masalah sudah selesai. Padahal, struktur gigi yang tersisa mungkin tidak cukup untuk menahan tekanan harian.
Risiko yang dapat muncul antara lain:
Pemeriksaan gigi rusak tidak cukup hanya dilihat dari atas. Foto rontgen dan pemeriksaan menyeluruh membantu menilai kedalaman lubang, kondisi akar, dan tulang sekitarnya.
Dengan gambaran yang lengkap, rencana perawatan bisa disusun lebih tepat. Keputusan antara tambal, perawatan saluran akar, crown, atau cabut menjadi lebih terukur dan tidak sekadar menutup lubang.
Sozo Dental menyediakan rangkaian layanan lengkap untuk gigi rusak, mulai dari perawatan ringan hingga kasus kompleks. Fokusnya adalah mengembalikan fungsi, kenyamanan, dan tampilan gigi secara menyeluruh.
Layanan yang relevan antara lain:
Perawatan gigi rusak di Sozo Dental menonjol karena pendekatan yang terencana dan menyeluruh. Bukan sekadar menutup lubang, tetapi memperhitungkan fungsi dan daya tahan gigi jangka panjang.
Beberapa keunggulan yang membuat Sozo Dental lebih bernilai antara lain:
Banyak pasien datang dengan gigi rusak yang sudah ditambal berulang kali. Gigi terasa sering ngilu saat mengunyah dan tambalan beberapa kali pecah.
Setelah pemeriksaan lengkap di Sozo Dental, ditemukan bahwa sisa dinding gigi terlalu tipis untuk menahan tambalan biasa. Perawatan saraf dilakukan, lalu gigi dipasangi crown. Hasilnya, gigi terasa lebih stabil, nyaman digunakan mengunyah, dan tampilan gigi tampak seperti gigi asli.
Jika kerusakan sudah terlalu berat, kadang cabut gigi menjadi pilihan paling aman. Namun, gigi yang hilang tetap sebaiknya diganti.
Pilihan gigi tiruan meliputi:
Sozo Dental dapat membantu menjelaskan kelebihan dan kekurangan tiap pilihan sesuai kondisi tulang, jumlah gigi hilang, dan anggaran.
Perawatan gigi rusak tidak akan bertahan lama jika kebiasaan harian tidak ikut diperbaiki. Perubahan kecil bisa membawa pengaruh besar bagi daya tahan tambalan, crown, dan gigi tiruan.
Kebiasaan yang perlu diperhatikan:
Scaling atau pembersihan karang gigi membantu mengurangi plak dan karang yang menjadi tempat bakteri berkembang. Proses ini penting untuk mencegah gigi baru ikut rusak.
Kontrol rutin setiap beberapa bulan membantu mendeteksi masalah sejak tahap awal, misalnya saat kerusakan masih berupa bercak putih atau lubang kecil. Perawatan pada tahap ini biasanya lebih sederhana, lebih nyaman, dan lebih hemat biaya.
Rasa ragu sebelum menjalani perawatan seperti perawatan saraf atau pemasangan crown sangat wajar. Kekhawatiran biasanya berkisar pada rasa sakit, biaya, dan hasil jangka panjang.
Beberapa langkah yang bisa membantu:
Tidak semua gigi rusak harus dirawat sekaligus. Penentuan prioritas membantu kamu memulai dari gigi yang paling penting untuk fungsi dan kenyamanan.
Kalau kamu punya beberapa gigi yang sudah lama rusak, sekarang waktu yang pas untuk evaluasi di Sozo Dental Clinic dan menyusun rencana perbaikan bertahap. Dokter dapat membantu menentukan gigi mana yang perlu didahulukan, misalnya gigi penopang kunyah utama atau gigi yang dekat dengan saraf.
Gigi rusak yang hanya ditambal seadanya mungkin terasa cukup untuk sementara, tetapi tidak selalu aman untuk jangka panjang. Pendekatan yang lebih menyeluruh membantu menjaga fungsi kunyah, penampilan senyum, dan kesehatan gusi di sekitarnya.
Sozo Dental siap membantu melalui pemeriksaan lengkap, foto rontgen, tambal gigi berkualitas, perawatan saluran akar, crown, hingga penggantian gigi yang sudah tidak dapat diselamatkan. Promo dan opsi perawatan bertahap tersedia agar keputusan terasa lebih ringan.
Saat gigi rusak mulai mengganggu atau sudah terlalu lama diabaikan, mengatur jadwal ke sozodental.com menjadi langkah penting untuk menjaga senyum dan kesehatan mulut jangka panjang.
