Gigi tiruan akrilik adalah gigi palsu lepasan berbahan resin akrilik yang paling banyak dipakai di Indonesia. Alasannya sederhana: harganya terjangkau, prosesnya cepat, dan mudah diperbaiki kalau rusak. [STATISTIK: proporsi orang dewasa Indonesia yang kehilangan gigi atau memakai gigi tiruan, Riskesdas 2018/SKI 2023].
Di Sozo Dental, gigi tiruan akrilik tersedia mulai [HARGA SOZO] per gigi, tergantung jumlah gigi yang diganti.
[TESTIMONI ASLI: pasien Sozo yang memakai gigi tiruan akrilik, misalnya soal kembali nyaman makan dan tersenyum]
Apa Itu Gigi Tiruan Akrilik?
Gigi tiruan akrilik terdiri dari dua bagian. Ada gigi buatan yang meniru bentuk dan warna gigi asli, lalu ada dasar berwarna merah muda yang meniru gusi.
Keduanya dibuat dari resin akrilik, sejenis bahan plastik keras yang aman untuk mulut. Gigi tiruan ini bisa dilepas-pasang sendiri, jadi mudah dibersihkan.
Untuk gigi tiruan sebagian, biasanya ada cengkeram kawat kecil yang mengait ke gigi asli di sebelahnya. Cengkeram inilah yang membuat gigi tiruan tetap di tempat saat kamu bicara atau mengunyah.
Jenis Gigi Tiruan Akrilik
Gigi tiruan akrilik bisa dibuat untuk berbagai kondisi. Berikut tiga jenis yang paling umum.
Gigi Tiruan Akrilik Sebagian
Jenis ini dipakai kalau kamu masih punya beberapa gigi asli. Gigi tiruan mengisi celah gigi yang hilang dan berpegangan pada gigi sekitarnya dengan cengkeram.
Cocok untuk kehilangan satu gigi sampai beberapa gigi, baik di depan maupun di belakang.
Gigi Tiruan Akrilik Penuh
Gigi tiruan penuh dipakai kalau seluruh gigi di rahang atas atau bawah sudah hilang. Tanpa cengkeram, gigi tiruan ini menempel dengan bantuan isapan dan bentuk gusi.
Rahang atas biasanya lebih mudah stabil dibanding rahang bawah. Jadi, gigi tiruan penuh bawah kadang butuh waktu adaptasi lebih lama.
Gigi Tiruan Akrilik Sementara
Sebagian orang memakai gigi tiruan akrilik sebagai pengganti sementara. Misalnya sambil menunggu gusi pulih setelah cabut gigi, atau sambil menunggu proses implan selesai.
Kelebihan Gigi Tiruan Akrilik
Banyak pasien memilih gigi tiruan akrilik karena beberapa keunggulan ini:
- Harga paling terjangkau dibanding bahan gigi palsu lain
- Mudah diperbaiki. Kalau retak atau patah, umumnya bisa disambung lagi
- Bisa ditambah gigi. Kalau suatu saat ada gigi asli yang tercabut, gigi baru bisa ditambahkan ke gigi tiruan yang sama
- Bisa disesuaikan ulang (reline). Bentuk gusi berubah seiring waktu, dan dasar akrilik bisa dilapisi ulang supaya kembali pas
- Proses pembuatan relatif cepat
- Warna gigi bisa disesuaikan dengan gigi asli di sebelahnya
Kekurangan Gigi Tiruan Akrilik
Gigi tiruan akrilik juga punya keterbatasan yang perlu kamu pertimbangkan:
- Lebih tebal dan kaku. Di awal pemakaian, mulut bisa terasa penuh
- Cengkeram kawat bisa terlihat, terutama kalau gigi yang diganti ada di bagian depan
- Bisa patah kalau jatuh ke lantai keras
- Adaptasi bicara dan makan butuh waktu, biasanya beberapa minggu
- Bisa menyerap noda dan bau kalau tidak dibersihkan rutin
Kalau gigi yang hilang ada di depan dan kamu ingin hasil yang lebih natural, opsi lain seperti valplast atau bridge bisa dipertimbangkan. Baca juga gigi palsu akrilik untuk gigi depan.
Akrilik vs Valplast vs Kerangka Logam
Memilih bahan gigi tiruan sebaiknya disesuaikan dengan kondisi gigi, kebutuhan estetik, dan budget. Ini perbandingan singkatnya:
| Akrilik | Valplast | Kerangka logam | |
|---|---|---|---|
| Harga | Paling terjangkau | Menengah | Menengah–tinggi |
| Kenyamanan | Lebih tebal | Tipis, fleksibel | Tipis, kuat |
| Tampilan | Kawat bisa terlihat | Tanpa kawat logam | Logam bisa terlihat |
| Diperbaiki atau ditambah gigi | Mudah | Sulit | Bisa |
| Cocok untuk | Budget terbatas, gigi tiruan sementara | Gigi depan, alergi logam | Banyak gigi hilang, butuh kekuatan |
Gigi tiruan akrilik unggul di harga dan kemudahan perbaikan. Valplast lebih nyaman dan natural, tapi lebih sulit direparasi. Kerangka logam paling kokoh, cocok untuk kasus banyak gigi hilang.
Pembahasan lengkap soal bahan fleksibel ada di artikel gigi palsu valplast.
Harga Gigi Tiruan Akrilik
Harga gigi tiruan akrilik dipengaruhi beberapa faktor:
- Jumlah gigi yang diganti
- Gigi tiruan sebagian atau penuh
- Kualitas gigi buatan yang dipilih
- Perlu tindakan awal atau tidak, misalnya cabut sisa akar atau scaling
- Jumlah kunjungan dan penyesuaian
Sebagai gambaran di Sozo Dental:
| Jenis | Kisaran harga |
|---|---|
| Akrilik 1 gigi | [HARGA SOZO] |
| Akrilik per gigi tambahan | [HARGA SOZO] |
| Akrilik penuh satu rahang | [HARGA SOZO] |
Kalau semua gigi sudah hilang, simak juga harga gigi palsu untuk ompong semua.
Proses Pembuatan Gigi Tiruan Akrilik
Pembuatan gigi tiruan akrilik biasanya melalui beberapa tahap:
- Pemeriksaan. Dokter gigi mengecek kondisi gusi, gigi tersisa, dan kebutuhanmu.
- Pencetakan rahang. Cetakan dipakai untuk membuat model gigi yang presisi.
- Uji gigit dan pilih warna. Posisi gigitan diatur dan warna gigi disesuaikan.
- Pemasangan. Gigi tiruan dicoba, lalu disesuaikan bila ada bagian yang menekan.
- Kontrol. Beberapa hari setelah dipakai, dokter mengecek ulang dan merapikan bagian yang membuat lecet.
Adaptasi di Minggu Pertama
Wajar kalau di awal gigi tiruan akrilik terasa asing. Beberapa hal yang sering dialami:
- Air liur lebih banyak dari biasanya
- Bicara sedikit cadel untuk huruf tertentu
- Lecet kecil di gusi
- Makan terasa kurang mantap
Untuk mempercepat adaptasi, mulai dengan makanan lunak yang dipotong kecil. Kunyah perlahan di kedua sisi. Latih bicara dengan membaca keras-keras.
Kalau ada bagian yang terus menekan atau lecet tidak membaik, segera kontrol. Jangan mengikis atau menyesuaikan gigi tiruan sendiri.
Cara Merawat Gigi Tiruan Akrilik
Perawatan yang benar membuat gigi tiruan akrilik lebih awet dan tetap bersih:
- Lepas saat tidur supaya gusi bisa beristirahat
- Sikat setiap hari dengan sikat berbulu lembut, tanpa pasta gigi yang kasar
- Rendam di air bersih atau cairan pembersih khusus gigi tiruan saat tidak dipakai
- Jangan pakai air panas, karena bisa mengubah bentuk akrilik
- Bersihkan di atas wastafel berisi air atau handuk, supaya tidak patah kalau terjatuh
- Sikat juga gusi, lidah, dan gigi asli yang tersisa
- Kontrol ke dokter gigi secara berkala untuk cek kecocokan
Gigi tiruan yang sudah longgar sebaiknya tidak dibiarkan. Gigi tiruan longgar bisa membuat gusi luka dan makan jadi tidak nyaman.
Pasang Gigi Tiruan Akrilik di Sozo Dental
Kehilangan gigi bukan cuma soal penampilan. Celah yang dibiarkan bisa membuat gigi sebelahnya bergeser dan gigitan jadi tidak seimbang.
Di Sozo Dental, dokter gigi akan membantu memilih jenis gigi tiruan yang paling sesuai, apakah akrilik, valplast, atau opsi cekat. Proses pemeriksaan sampai pemasangan dilakukan dengan cetakan presisi supaya gigi tiruan terasa pas sejak awal.
Cek pilihan dan promonya di halaman layanan gigi palsu, atau langsung konsultasi lewat WhatsApp.
FAQ
Gigi tiruan akrilik tahan berapa lama?
Dengan perawatan yang baik, gigi tiruan akrilik umumnya bisa dipakai bertahun-tahun. Dasarnya mungkin perlu dilapisi ulang saat bentuk gusi berubah.
Apakah bisa dipakai untuk makan makanan keras?
Bisa untuk makan sehari-hari, tapi hindari menggigit benda sangat keras seperti es batu atau tulang.
Lebih bagus akrilik atau valplast?
Akrilik lebih terjangkau dan mudah diperbaiki. Valplast lebih nyaman dan natural untuk gigi depan. Pilihannya tergantung kondisi dan kebutuhanmu.
Kalau patah, bisa diperbaiki?
Umumnya bisa. Bawa ke dokter gigi dan jangan menyambung sendiri dengan lem.
Berapa lama proses pembuatannya?
Tergantung kasus dan jumlah kunjungan. Dokter gigi akan menjelaskan jadwalnya saat pemeriksaan pertama.







