Kamu mau punya senyum cantik dengan gigi rapi saat usia 20 tahun ke atas? Jangan khawatir, karena saat ini banyak orang dewasa yang memasang kawat gigi. Sebagian orang juga berpandangan, kalau pasang behel di usia 20 tahun itu jauh lebih bijak jika dibandingkan pada usia 30 atau 40 tahun.
Ternyata, usia 20 tahun masih terbilang belum terlalu tua untuk pasang kawat gigi. Bahkan, pemasangan behel masih bisa dilakukan pada usia 30, 40, atau 50-an sekalipun. Selama tulang rahang dan gusi masih kuat dan dalam kondisi sehat, pasang kawat gigi bisa dilakukan pada usia berapa pun. Jika kamu khawatir terlihat aneh, kamu bisa menggunakan kawat gigi transparan atau behel sapphire.
Banyak orang dewasa yang menjalani perawatan kawat gigi. Mereka sangat memperhatikan kesehatan gigi dan behel yang mereka gunakan. Pasien yang berusia 20 tahun juga termasuk antusias terhadap perawatan gigi, dan mereka biasanya memiliki gigi yang masih sangat sehat. Jika kamu masih ragu, kamu bisa membaca tulisan untuk mengetahui lebih lanjut.

Apakah Bisa Pasang Behel di Usia 20 Tahun?
Pertanyaan seputar usia berapa bisa pasang behel sudah sering muncul. Namun faktanya, tidak ada kata terlambat untuk memakai kawat gigi. Terlepas dari usia, gigi kamu masih bisa berpindah dan mendapat susunan yang ideal. Karena pada dasarnya mekanisme pergerakan gigi itu sama saja. Sel-sel pembentuk tulang aktif di dalam tulang, membuat gigi menjadi sedikit ‘longgar’.
Pasang kawat gigi saat remaja, sekitar usia 11-13 tahun, adalah waktu terbaik bagi sebagian orang. Pada usia ini, tulang masih lunak dan berkembang, sehingga gigi bisa bergerak dan berpindah dengan lebih mulus. Namun, hal ini tidak berlaku secara universal.
Kamu mungkin bisa mempertimbangkan faktor lain. Beberapa pasien yang berusia 20 tahun bisa saja memiliki tulang yang lebih lunak dibandingkan dengan beberapa pasien berusia 14 tahun.
Meski sebagian orang bilang usia 20 tahun itu sudah terlalu tua buat pasang kawat gigi, tapi tidak selalu begitu. Kepadatan tulang menjadi faktor penentu dalam lamanya perawatan. Namun, bukan jadi hambatan utama seseorang pasang behel di usia berapa pun. Intinya, pasang kawat gigi bisa kamu lakukan kapan pun, selama kamu yakin dan siap menjalani proses perawatan.
Tidak Perlu Memikirkan Pandangan Orang
Keputusanmu pasang behel di usia 20 tahun tidak boleh terbebani oleh pandangan orang lain. Sebenarnya, keputusan pasang behel saat dewasa bukanlah hal yang aneh. Kamu tidak sendirian dalam melakukan perawatan gigi. Karena menjaga kesehatan gigi dan mulut adalah kesadaran setiap individu.
Di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia, banyak orang dewasa yang tidak mendapat kesempatan merapikan gigi saat masih anak-anak atau remaja. Kini mereka berusaha menutupi kekurangan tersebut dengan pasang behel.
Meskipun pasang behel di usia dewasa memiliki beberapa tantangan, hal ini seharusnya tidak menjadi beban pikiran kamu. Karena tujuan utama pasang behel bukan untuk bergaya, tapi demi kesehatan gigi, dan itu adalah langkah yang sangat positif!
Baca Juga: Kenapa Seseorang Pasang Behel?
Manfaat Pasang Behel di Usia 20 Tahun
Pernahkah kamu berpikir untuk merapikan gigi lagi setelah sebelumnya pasang behel, atau mungkin saat masih kecil kamu belum ada kesempatan dan ingin perawatan sekarang? Memakai kawat gigi di usia 20-an bisa menjadi keputusan yang sangat cerdas dan bermanfaat bagi kesehatan mulut.
Meskipun saat terbaik untuk mengenakan kawat gigi adalah ketika remaja, namun tidak ada kata terlambat buat pasang behel. Inilah alasan mengapa pakai kawat gigi di usia 20-an bisa membawa keajaiban dan banyak manfaat:
1. Lebih bisa menjaga kebersihan gigi
Pasang behel saat dewasa sering kali dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti gigi berlubang, menutupi celah setelah cabut gigi, dan berbagai masalah lainnya seiring bertambahnya usia.
Meskipun begitu, salah satu keuntungan besar saat kamu berusia dua puluhan adalah memiliki gigi yang sehat. Harapannya, kamu bisa terus menjaga kesehatan gigi dalam jangka waktu yang panjang.
Orang dewasa kerap menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjaga kebersihan gigi dan kawat gigi. Seperti mengikuti saran dan petunjuk dokter, memilih makanan dengan bijak, dan rutin kontrol behel setiap bulan. Hal ini menjadikan perawatan kawat gigi pada orang dewasa berjalan lebih lancar dibandingkan dengan pasang behel saat remaja.
2. Lebih disiplin menggunakan karet elastis
Penggunaan karet elastis merupakan aspek krusial dalam perawatan kawat gigi. Karet elastis berperan dalam menggerakan beberapa gigi melalui tulang dan menyesuaikan gigitan agar berada pada posisi yang tepat.
Menggunakan karet elastis sesuai petunjuk dokter memerlukan disiplin yang tinggi, dalam 24 jam, dan kadang-kadang dalam jangka waktu yang lama. Orang dewasa biasanya lebih baik dalam merawat behel, karena gigi mereka cenderung bergerak lebih lambat.
3. Pasang behel pakai biaya sendiri
Banyak orang dewasa memutuskan pakai behel karena orang tua mereka tidak memberikan pilihan tersebut saat masih remaja. Setiap keluarga memiliki dinamika berbeda; kadang orang tua merasa gigi anaknya tidak berantakan, atau mungkin anaknya enggan pakai behel.
Pasang behel saat dewasa, apalagi menggunakan uang sendiri, memberikan tanggung jawab yang besar pada diri. Ini keputusan terbaik yang kamu ambil, mungkin malah jadi hal yang kamu impikan saat tumbuh dewasa. Nanti, ketika gigimu mulai terlihat rapi, orang-orang akan lebih menghargai usahamu dibandingkan pasang behel saat remaja.
4. Terdapat pilihan menggunakan behel transparan atau aligner
Pasang behel di usia 20 tahun atau saat dewasa memiliki keuntungan, yaitu terdapat pilihan menggunakan behel transparan atau aligner. Jika kamu tidak ingin menggunakan behel metal, kamu bisa memakai behel sapphire atau clear aligner.
Meskipun beberapa remaja mungkin sangat hati-hati dalam merawat behel atau aligner, namun umumnya behel transparan menjadi pilihan terbaik bagi orang dewasa.
5. Disiplin menggunakan retainer
Setiap orang yang memakai behel membutuhkan retainer setelah menjalani perawatan selama beberapa bulan atau bertahun-tahun. Sebagian orang malah mungkin membutuhkan untuk pakai retainer seumur hidup.
Umumnya, remaja tidak dapat konsisten dalam menggunakan retainer selama beberapa waktu, bahkan kadang jangka waktunya lebih pendek dari yang seharusnya. Akibatnya, gigi bisa kembali pada posisi semula dan kembali berantakan.
Orang dewasa yang pasang behel pertama kali cenderung lebih disiplin dalam memakai retainer dalam jangka panjang. Mereka menyadari kalau usaha pasang behel selama ini sangat berharga, dan tak ingin hasilnya menjadi sia-sia jika tidak memakai retainer.
Baca Juga: Berapa Lama Pakai Behel?
Merapikan Gigi di Usia 20-an
Tidak ada kata terlambat untuk menjaga kesehatan gigi, termasuk pasang behel dan merapikan gigi pada usia 20-an. Kamu mempunyai kesempatan untuk menunjukkan senyum sempurna tanpa rasa malu. Memakai kawat gigi di usia 20-an bukanlah hal yang memalukan, tapi merupakan keputusan yang tepat.
Ingatlah, pasang behel di usia 20-an bukan hanya tentang penampilan, melainkan juga mengatasi masalah kesehatan gigi dan mulut serta meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Jadi, jangan ragu untuk memulai perjalanan menuju senyum yang kamu impikan di usia 20-an!






