Perikoronitis Adalah Radang Gusi Gigi Bungsu, Atasi Sekarang

Perikoronitis adalah peradangan pada jaringan gusi yang mengelilingi gigi bungsu, terutama saat gigi tersebut sebagian belum tumbuh sempurna. Menurut data American Dental Association, kondisi ini termasuk penyakit gusi yang paling sering dialami usia 18–30 tahun, terutama saat gigi bungsu tumbuh tidak normal.

Banyak pasien di Sozo Dental Clinic Jakarta telah mengalami pemulihan cepat setelah perawatan perikoronitis. Seperti kata Vina, salah satu pasien, “Gusi bengkak saya pulih total hanya dalam beberapa hari setelah dibersihkan di Sozo. Dokternya sabar dan hasilnya nyata.”

Penjelasan Perikoronitis dan Kenapa Sering Muncul pada Gigi Bungsu

Perikoronitis sering terjadi ketika gigi bungsu tumbuh sebagian dan menyisakan ruang kecil antara gusi dan mahkota gigi. Ruang inilah yang mudah menjadi tempat menumpuknya sisa makanan dan bakteri.

Dalam kondisi ini, bakteri berkembang biak dengan cepat, menyebabkan peradangan di sekitar gigi bungsu, disertai nyeri dan pembengkakan pada gusi.

  • Posisi gigi bungsu yang miring atau terjepit.
  • Gusi yang hanya terbuka sebagian.
  • Kebersihan mulut yang kurang optimal.
  • Penurunan daya tahan tubuh.

Pengendalian faktor-faktor ini sangat penting agar perikoronitis tidak berulang, terutama pada fase pertumbuhan gigi bungsu di usia dewasa muda.

Baca Juga: Gejala, Ciri-Ciri Tumor Gusi & Perbedaan dengan Gusi Bengkak

Gejala Perikoronitis: Gusi Bengkak, Nyeri, hingga Bau Mulut

Kamu perlu waspada terhadap tanda-tanda khas perikoronitis yang sering berkembang secara bertahap. Gejalanya biasanya muncul dalam beberapa hari dan bisa memburuk tanpa penanganan cepat.

  • Gusi bengkak di sekitar gigi bungsu bagian belakang.
  • Nyeri tajam saat mengunyah atau membuka mulut lebar.
  • Bau mulut tidak sedap akibat infeksi bakteri di sekitar jaringan gusi.
  • Demam ringan atau rasa tidak nyaman di area rahang belakang.
  • Kadang muncul nanah di sekitar kantong gusi yang terinfeksi.

Jika kamu mengalami gejala-gejala ini, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter gigi. Semakin cepat diatasi, semakin mudah mencegah penyebaran infeksi.

Faktor Pemicu Perikoronitis seperti Sisa Makanan dan Posisi Gigi Bungsu

Kondisi gigi bungsu yang belum tumbuh sempurna sering memicu perikoronitis adalah celah di bawah lipatan gusi. Di sanalah sisa makanan dan plak dapat menumpuk tanpa mudah dibersihkan.

  • Posisi gigi bungsu miring, membuat area sulit dijangkau saat menyikat gigi.
  • Plak menumpuk karena jarang flossing di area belakang mulut.
  • Penutupan gusi yang sebagian, memungkinkan bakteri masuk ke jaringan bawah gusi.
  • Kelelahan atau stres, yang menurunkan daya tahan tubuh terhadap infeksi.

Kamu bisa mengurangi risiko perikoronitis dengan menjaga kebersihan mulut secara rutin dan melakukan scaling profesional. Di Sozo Dental Clinic, prosedur pembersihan dilakukan dengan teknologi ultrasonik yang lembut namun efektif untuk mencegah radang berulang.

Pilihan Perawatan Mulai dari Obat hingga Tindakan Bedah Kecil

Penanganan perikoronitis bergantung pada tingkat keparahan infeksi dan posisi gigi bungsu. Dokter di Sozo Dental Clinic akan menilai apakah infeksi dapat diatasi dengan pembersihan atau perlu tindakan lanjutan.

  • Pembersihan area gusi dan drainase nanah, untuk menghilangkan sisa makanan serta bakteri penyebab radang.
  • Obat antibiotik dan pereda nyeri, untuk meredakan infeksi ringan.
  • Scaling dan irigasi antiseptik, jika gusi masih menutupi sebagian gigi.
  • Operasi kecil (odontektomi) untuk mengangkat gigi bungsu yang menjadi sumber infeksi berulang.

Keunggulan di Sozo Dental Clinic terletak pada evaluasi menyeluruh dengan foto rontgen digital 3D, sehingga dokter bisa menilai dengan akurat apakah gigi bungsu bisa dipertahankan atau wajib dicabut.

Banyak pasien merasa lega setelah tindakan operatif yang cepat dan minim nyeri. Salah satu pasien kami, Dita, berbagi, “Proses cabut gigi bungsu saya berlangsung singkat dan tanpa bengkak setelahnya. Benar-benar profesional.”

Baca Juga: Akar Gigi Geraham Infeksi Bikin Pipi Bengkak

Bagaimana Dokter Menentukan Perawatan yang Tepat di Sozo Dental Clinic?

Langkah pertama adalah pemeriksaan menyeluruh menggunakan radiografi untuk melihat posisi dan arah tumbuhnya gigi bungsu. Dari hasil tersebut, dokter akan menentukan apakah perikoronitis adalah cukup diatasi dengan pembersihan sederhana, atau jika diperlukan operasi gigi bungsu.

  • Membersihkan area infeksi dengan larutan antiseptik.
  • Memberikan obat antiradang dan antibiotik oral.
  • Menyarankan kontrol lanjutan untuk memastikan infeksi benar-benar sembuh.

Namun jika gigi bungsu tumbuh miring atau menekan gigi sebelahnya, dokter kemungkinan akan menyarankan pencabutan bedah kecil agar radang tidak kambuh. Prosedur ini dilakukan dengan bius lokal sehingga kamu tetap nyaman selama tindakan.

Pencegahan Perikoronitis Sehari-hari

  • Sikat gigi minimal dua kali sehari dengan teknik yang benar.
  • Gunakan benang gigi atau water flosser, terutama di area belakang rahang.
  • Berkumur dengan obat kumur antibakteri setiap malam.
  • Hindari makanan terlalu keras atau lengket selama gusi masih bengkak.
  • Rutin periksa ke dokter gigi setiap enam bulan, terutama jika masih memiliki gigi bungsu yang belum tumbuh tuntas.

Segera jadwalkan pemeriksaan gusi bungsu di Sozo Dental Clinic Jakarta melalui sozodental.com dan dapatkan promo spesial bulan ini untuk pasien baru. Tempat terbatas, jadi pastikan kamu menjadi bagian dari mereka yang mendapatkan senyum sehat tanpa nyeri.