

Nyeri gigi yang menusuk dan berdenyut sering membuat aktivitas terasa berat, terutama saat malam hari. Banyak orang mengandalkan Ponstan sebagai pereda nyeri karena obat ini dikenal cukup kuat untuk nyeri gigi dan nyeri haid. Berbagai ulasan medis menyebut Ponstan efektif untuk nyeri inflamasi, namun tetap memiliki risiko pada lambung dan ginjal bila digunakan tanpa aturan.
Artikel ini membahas Ponstan sebagai asam mefenamat, cara kerjanya pada nyeri gigi, cara minum yang lebih aman, kombinasi dengan langkah non-obat, dan pentingnya evaluasi penyebab nyeri gigi di klinik.

Ponstan adalah nama dagang untuk obat yang mengandung asam mefenamat, yaitu obat dari golongan antiinflamasi non-steroid (OAINS) yang digunakan untuk meredakan nyeri dan peradangan ringan hingga sedang. Obat ini sudah lama dipakai secara luas untuk nyeri haid, nyeri otot dan sendi, sakit kepala, serta nyeri gigi akut yang disertai peradangan pada jaringan sekitar gigi.
Sebagai bagian dari kelompok OAINS, Ponstan bekerja dengan menghambat enzim yang berperan dalam pembentukan prostaglandin, yaitu zat kimia tubuh yang memicu nyeri dan inflamasi. Karena itulah Ponstan cenderung lebih efektif pada nyeri yang memang melibatkan proses peradangan, seperti gigi berlubang yang bengkak, gusi meradang, atau nyeri setelah tindakan gigi. Ponstan biasa digunakan untuk:
Karena masuk kategori obat keras, Ponstan sebaiknya digunakan berdasarkan saran tenaga kesehatan, bukan diminum terus-menerus tanpa arahan.
Ponstan bekerja paling baik untuk nyeri gigi akut yang melibatkan peradangan jaringan. Contoh situasi di mana Ponstan sering terasa membantu:
Pada kondisi tersebut, Ponstan dapat:
Namun Ponstan tidak memperbaiki gigi yang berlubang, tidak mengeringkan abses, dan tidak mengganti tindakan tambal, perawatan saraf, atau cabut bila sudah dibutuhkan.
Ponstan menurunkan nyeri dengan menghambat pembentukan zat kimia tertentu di tubuh yang memicu rasa sakit dan bengkak. Zat-zat ini dikenal sebagai prostaglandin, dan jumlahnya meningkat saat jaringan mengalami peradangan, misalnya pada gigi berlubang yang meradang atau gusi yang bengkak. Secara ringkas, mekanismenya dapat dijelaskan seperti ini:
Efek tambahan dari penurunan prostaglandin adalah berkurangnya pembengkakan dan rasa hangat di area yang meradang. Inilah sebabnya Ponstan cukup efektif untuk nyeri gigi akut dengan komponen inflamasi, seperti nyeri berdenyut dan gusi bengkak.
Karena menargetkan prostaglandin, Ponstan paling terasa manfaatnya ketika nyeri disertai tanda peradangan, misalnya:
Pada jenis nyeri yang tidak terlalu melibatkan peradangan, efek Ponstan bisa terasa, tetapi tidak selalu lebih unggul dibanding pereda nyeri lain yang tidak termasuk OAINS. Karena itu, pemilihannya sering mempertimbangkan jenis nyeri, riwayat lambung, ginjal, dan obat lain yang sedang kamu konsumsi.
Ponstan memiliki risiko mengiritasi lambung bila diminum salah cara. Untuk menurunkan risiko ini, beberapa prinsip penting bisa diterapkan. Cara minum yang lebih aman:
Bila lambung terasa perih, kembung berlebihan, atau muncul nyeri ulu hati setelah minum Ponstan, penggunaan sebaiknya dihentikan dan dievaluasi kembali.
Ponstan idealnya dipakai hanya sebagai penanganan sementara pada fase nyeri akut Untuk nyeri gigi:
Prinsip penting: Ponstan membantu kamu melewati fase nyeri. Setelah itu, gigi yang rusak harus segera dirawat agar nyerinya tidak kembali.
Seperti obat OAINS lain, Ponstan bisa menimbulkan efek samping, terutama bila diminum di luar batas aman. Efek samping yang cukup sering:
Tanda efek samping yang lebih serius:
Jika gejala-gejala tersebut muncul, Ponstan perlu dihentikan dan segera perlu penilaian medis.
Tidak semua orang aman menggunakan Ponstan. Ada beberapa kondisi yang memerlukan pertimbangan khusus:
Untuk kelompok ini, penggunaan Ponstan sebaiknya hanya dilakukan jika benar-benar dianjurkan dokter, sering kali dengan dosis hati-hati dan durasi sangat pendek, atau bahkan digantikan obat lain.
Untuk hasil yang lebih baik, Ponstan sering dikombinasikan dengan langkah non-obat. Kombinasi ini membantu mengurangi ketergantungan pada dosis tinggi. Langkah pendukung yang bermanfaat:
Kombinasi Ponstan, kompres dingin, dan istirahat cukup sering membuat nyeri jauh lebih tertahankan sambil menunggu jadwal perawatan gigi.
Ponstan sudah termasuk obat nyeri golongan OAINS. Menggabungkannya dengan OAINS lain (misalnya ibuprofen atau diklofenak) tanpa arahan dokter berisiko:
Untuk nyeri gigi yang berat, sebagian dokter mungkin mengombinasikan Ponstan dengan parasetamol, namun ini pun sebaiknya dilakukan dengan aturan dosis jelas, bukan diatur sendiri.
Jika nyeri gigi sering kambuh meski sudah berkali-kali minum Ponstan, itu tanda kuat bahwa sumber masalah belum tertangani. Beberapa kemungkinan penyebab nyeri berulang:
Dalam kasus seperti ini, menambah stok Ponstan hanya menunda masalah. Yang sebenarnya diperlukan adalah pemeriksaan dan perawatan definitif di klinik.
Sozo Dental Clinic menangani nyeri gigi akut dengan pendekatan dua arah: mengendalikan nyeri dan menyelesaikan penyebab. Layanan yang relevan:
Dalam proses ini, Ponstan dapat menjadi bagian dari strategi pengelolaan nyeri, tetapi selalu dinilai berdasarkan riwayat kesehatan, bukan otomatis diberikan ke semua pasien.
Untuk nyeri gigi berulang, jadwalkan evaluasi penyebabnya di Sozo Dental Clinic. Dengan begitu, penggunaan Ponstan atau obat nyeri lain menjadi lebih terukur dan bertujuan jelas. Di Sozo Dental Clinic, dokter akan:
Informasi jadwal dan reservasi dapat diakses melalui sozodental.com, sehingga kamu tidak perlu menunggu sampai nyeri mencapai titik tidak tertahankan lagi.
