Bleaching Gigi Premium, Dokter Berpengalaman

Dapatkan harga bleaching gigi mulai dari Rp599rb

Treatment bleaching gigi di Sozo Dental adalah solusi efektif untuk mengatasi gigi kuning dan kusam, dengan hasil gigi putih lebih merata. Proses teeth whitening profesional ini dilakukan oleh dokter gigi berpengalaman, dengan bahan pemutih khusus yang aman dan nyaman. Anda juga bisa mendapatkan hasil optimal dengan informasi harga bleaching gigi yang jelas dan sepadan dengan kualitas perawatannya.

Hasil Perawatan Bleaching Gigi

Bleaching membantu mencerahkan gigi kuning dan kusam dengan bahan khusus, agar warna gigi tampak lebih putih dan cerah, senyum jadi lebih percaya diri.

Kenapa Pasien Percaya Teeth Whitening di Sozo Dental?

Dengan bleaching gigi di Sozo Dental, kamu bisa memutihkan gigi kuning menjadi lebih cerah dalam waktu singkat.

Dokter Gigi Profesional

Dikerjakan dokter gigi berpengalaman yang terbiasa menangani kasus gigi kuning dan teeth whitening.

perawatan gigi sozo dental - konsultasi
bahan fix

Bahan Berkualitas dan Aman

Menggunakan bahan pemutih gigi (teeth whitening) berkualitas yang aman untuk email gigi jika digunakan sesuai prosedur.

Klinik Modern dan Bersih

Klinik gigi modern dan bersih, dengan peralatan pendukung seperti lampu whitening/LED untuk hasil whitening gigi lebih maksimal.

pasien tenang

Kenapa Pasien Percaya Bleaching Gigi di Sozo Dental?

Dengan bleaching gigi di Sozo Dental, kamu bisa memutihkan gigi kuning menjadi lebih cerah dalam waktu singkat.

Harga Bleaching Gigi Terjangkau Hanya di SOZO Dental

Biaya bleaching gigi di klinik Sozo Dental tetap terjangkau. Ada promo untuk kamu yang ingin gigi putih dengan harga lebih hemat

belaching lite

Bleaching Lite

Perawatan dasar pemutihan gigi dengan 1x penyinaran yang cepat dan efektif.
✔ ✔Pengolesan obat pemutih gigi & penyinaran 1x
✔ Gratis Konsultasi dokter
✔ Check up dengan kamera intra oral

Rp599rb

Rp2jt

70%OFF

proses bleaching gigi

Bleaching Extra

Pemutihan gigi intensif dengan 2x penyinaran untuk mendapatkan hasil pemutihan yang lebih maksimal dan cerah.
✔Pengolesan obat pemutih gigi & penyinaran 2x
✔ Gratis Konsultasi dokter
✔ Check up dengan kamera intra oral

Rp899rb

Rp3jt

70%OFF

tahapan bleaching gigi

Radiant Smile

Paket lengkap untuk senyum cerah seketika
✔Pengolesan obat pemutih gigi & penyinaran 1x
✔Gratis Scaling
✔Gratis Konsultasi dokter
✔ Check up dengan kamera intra oral

Rp599rb

Rp1,1jt

46%OFF

Testimoni #ReviewJujur

Klaim Promo Whitening Sekarang

Atasi Masalah Gigi Kuning Sebelum Mengganggu Percaya Diri

Cerahkan Senyummu dengan Gigi Lebih Putih dan Bersih!

FAQ Seputar Bleaching Treatment

Apa itu pemutih gigi dan bleaching gigi, serta apa perbedaannya?

Perbedaan Bleaching dan Pemutih Gigi

Pemutih gigi adalah istilah umum untuk produk yang digunakan mencerahkan warna gigi, seperti pasta gigi, strip, atau gel yang menghilangkan noda permukaan gigi akibat makanan atau minuman. Pemutih gigi bisa digunakan sendiri di rumah tanpa prosedur khusus, cocok untuk perawatan ringan dan noda yang tidak terlalu dalam.

Teeth whitening atau bleaching merupakan prosedur pemutihan gigi yang lebih intensif dan profesional menggunakan bahan aktif kuat seperti hidrogen peroksida atau karbamid peroksida dalam konsentrasi tinggi. Bleaching mampu menghilangkan perubahan warna gigi yang lebih dalam dan membandel, sering dilakukan di klinik dengan pengawasan dokter gigi, atau melalui produk khusus dengan panduan tepat.

Perbedaan utama antara pemutih gigi dan teeth whitening terletak pada tingkat efektivitas dan prosesnya: pemutih gigi menghilangkan noda permukaan secara ringan, sementara treatment memutihkan gigi memberikan hasil pemutihan yang lebih signifikan dan tahan lama, juga menangani perubahan warna yang lebih kompleks seperti akibat penuaan atau obat.

Dengan memahami perbedaan ini, Anda dapat memilih metode pemutihan yang sesuai dengan kebutuhan dan memastikan keamanan gigi melalui konsultasi dokter gigi terlebih dahulu.

Berapa Lama Hasil Teeth Whitening Bisa Bertahan?

Hasil pemutihan gigi menggunakan treatment teeth whitening biasanya bertahan antara 6 bulan hingga 3 tahun. Ketahanan warna putih ini tergantung pada jenis bahan pemutih yang digunakan, seperti hydrogen peroksida atau karbamid peroksida, serta metode yang dipakai selama prosedur bleaching. Penggunaan teknik tambahan seperti penyinaran LED atau sinar biru dapat memperpanjang efektivitas hasil hingga lebih dari satu tahun.

Selain faktor bahan dan metode, gaya hidup sangat memengaruhi lama tahan hasil bleaching. Menghindari konsumsi makanan dan minuman berwarna pekat (kopi, teh, anggur merah), merokok, dan menjaga kebersihan mulut sangat penting untuk mempertahankan warna putih gigi. Perawatan lanjutan seperti scaling dan menggunakan pasta gigi khusus pemutih juga membantu menjaga hasil bleaching tetap maksimal.

Singkatnya, meski treatment pemutih gigi menghasilkan warna putih tahan lama, hasilnya bukan permanen dan memerlukan perawatan serta gaya hidup yang tepat agar bertahan dalam rentang 6 bulan sampai 3 tahun.

Teeth Whitening dan Sensitivitas Gigi

Penggunaan pemutih gigi melalui proses bleaching dapat menyebabkan gigi menjadi sensitif atau ngilu. Hal ini terjadi karena bahan kimia seperti peroksida yang membuka lapisan dentin di bawah enamel, sehingga saraf gigi lebih mudah terangsang oleh suhu panas, dingin, atau makanan tertentu.

Sensitivitas ini muncul selama dan setelah proses treatment, tetapi dapat dikontrol dengan konsultasi dokter gigi sebelum memilih produk atau prosedur yang tepat. Selain itu, teeth whitening juga berisiko menyebabkan iritasi gusi jika bahan kimia mengenai jaringan gusi, yang memerlukan kehati-hatian dan pengawasan profesional untuk meminimalkan efek samping.

Siapa Saja yang Boleh dan Tidak Boleh Melakukan Bleaching

Treatment teeth whitening atau pemutih gigi adalah prosedur estetika menggunakan bahan kimia untuk memutihkan gigi. Prosedur ini hanya dianjurkan bagi orang yang berusia di atas 16 tahun dan tidak memiliki masalah gigi serius seperti penyakit gusi, gigi sensitif, retak, atau perubahan warna akibat obat. Bleaching gigi efektif untuk menghilangkan noda yang disebabkan oleh makanan dan minuman.

Sementara itu, pemutih gigi tidak boleh dilakukan pada anak di bawah 16 tahun, orang dengan gigi sensitif, alergi, masalah gigi dan gusi, pengguna gigi palsu, serta ibu hamil dan menyusui karena risiko kesehatan yang mungkin timbul. Prosedur ini sebaiknya dilakukan oleh profesional dokter gigi untuk keamanan dan hasil optimal.

Teeth Whitening Gigi Sebagai Pemutih Gigi Efektif

Treatment teeth whitening adalah metode pemutihan gigi yang sangat efektif untuk menghilangkan noda membandel akibat konsumsi kopi, teh, dan rokok. Proses ini menggunakan bahan kimia aktif seperti hidrogen peroksida atau karbamid peroksida, yang dapat menembus lapisan enamel gigi dan memecah molekul noda. Dengan demikian, warna gigi dapat menjadi lebih cerah dan putih kembali.

Noda dari kopi, teh, dan rokok dapat berupa noda ekstrinsik dan intrinsik, dan bleaching gigi mampu mengatasi keduanya. Meskipun pasta gigi pemutih bisa membantu, efektivitasnya terbatas jika noda sudah menembus lebih dalam. Oleh karena itu, bleaching gigi adalah solusi yang lebih menyeluruh dan permanen. Untuk hasil optimal dan aman, perawatan ini harus dilakukan di bawah pengawasan dokter gigi profesional.

Seberapa Sering Boleh Treatment Teeth Whitening?

Teeth whitening untuk mencerahkan warna gigi harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak kesehatan gigi. Idealnya, treatment ini dapat dilakukan ulang setiap 12 hingga 18 bulan setelah prosedur pertama selesai. Jangka waktu ini memberikan kesempatan bagi enamel gigi untuk beradaptasi dan pulih dari efek pemutihan. Melakukan pemutihan gigi lebih sering dari interval tersebut dapat menyebabkan penipisan enamel, sensitivitas, dan rasa ngilu pada gigi.

Selain itu, frekuensi teeth whitening juga dipengaruhi oleh pola konsumsi makanan dan minuman. Sering mengonsumsi makanan atau minuman yang menimbulkan noda, seperti kopi atau teh, dapat mempercepat perubahan warna gigi. Oleh karena itu, penting untuk menghindari konsumsi tersebut selama dua minggu setelah teeth whitening.

Pemutihan gigi harus selalu dilakukan di bawah pengawasan dokter gigi untuk memastikan keamanan dan efektivitas prosedur.

Pantangan Setelah Pemutihan Gigi

Setelah melakukan prosedur pemutihan gigi, penting untuk menghindari beberapa pantangan agar hasil pemutihan gigi bertahan lama. Berikut adalah beberapa hal yang perlu dihindari:

1. Minuman Berwarna: Kopi, teh, dan anggur merah/putih harus dihindari selama 48 jam karena dapat menyebabkan noda pada gigi yang baru diputihkan.

2. Merokok dan Produk Tembakau: Nikotin dan tar dalam rokok dapat mengembalikan warna kuning pada gigi dengan cepat. Hindari merokok setidaknya selama 1 minggu.

3. Makanan/Minuman Panas atau Dingin Ekstrem: Gigi mungkin lebih sensitif setelah bleaching, jadi hindari makanan atau minuman yang ekstrem suhunya selama 24-72 jam.

4. Makanan Berpewarna: Saus tomat, kecap, dan kari juga berisiko menyebabkan noda. Pilih makanan berwarna netral pada hari-hari pertama.

5. Alkohol: Minuman beralkohol dapat memperparah sensitivitas gigi dan memicu dehidrasi, sehingga mempercepat penyerapan noda.

Dengan menghindari pantangan-pantangan ini, hasil pemutihan gigi dapat bertahan lebih lama dan menunjukkan hasil pemutih gigi yang optimal.

Bleaching Gigi Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui?

Pemutihan gigi atau bleaching tidak dianjurkan untuk ibu hamil dan menyusui karena dapat meningkatkan risiko iritasi dan sensitivitas gigi. Pada ibu hamil, perubahan hormon dapat memperparah sensitivitas ini. Selain itu, residu radikal bebas dari hidrogen peroksida berpotensi membahayakan sel tubuh, sehingga teeth whitening sebaiknya dihindari demi keamanan ibu dan bayi.

Sebagai alternatif yang aman, ibu hamil dan menyusui disarankan menjaga kebersihan mulut dengan rutin menyikat gigi menggunakan pasta gigi khusus untuk gigi sensitif dan melakukan perawatan scaling ke dokter gigi. Cara ini efektif menghilangkan plak dan karang gigi tanpa risiko yang ditimbulkan oleh bahan kimia pemutih.

Kesimpulannya, pemutih gigi jenis bleaching tidak boleh dilakukan oleh ibu hamil dan menyusui tanpa konsultasi dokter gigi untuk memastikan keamanan bagi kesehatan ibu dan bayi.

Berapa Kali Bleaching untuk Menjaga Warna Putih Gigi?

Ketahanan warna putih hasil bleaching umumnya bertahan antara 6 bulan hingga 3 tahun, tergantung pada jenis bahan pemutih yang digunakan serta kebiasaan gaya hidup setiap individu, seperti konsumsi kopi, teh, dan rokok yang dapat mempercepat perubahan warna gigi. Perawatan kebersihan mulut yang baik juga membantu memperpanjang efek bleaching.

Dengan melakukan perawatan ulang teeth whitening secara periodik dan menjalankan pola hidup sehat, warna putih gigi hasil bleaching dapat dipertahankan lebih lama sekaligus menjaga kesehatan mulut. Konsultasi dan pemeriksaan rutin dengan dokter gigi juga penting agar hasil pemutihan maksimal dan aman.

Kesimpulannya, teeth whitening harus dilakukan berulang kali untuk menjaga warna putih gigi dengan interval yang disesuaikan kebutuhan masing-masing, menggunakan pemutih gigi yang tepat dan pengawasan profesional agar hasilnya tetap optimal dan tahan lama.

Related Articles