Jumlah Gigi Susu Anak dan Tahap Pertumbuhannya Lengkap

Jumlah Gigi Susu Anak dan Tahap Pertumbuhannya Lengkap

Jumlah gigi susu pada anak umumnya adalah 20 gigi, terdiri dari 10 gigi atas dan 10 gigi bawah. Gigi susu mulai tumbuh sekitar usia enam bulan dan biasanya lengkap saat anak berusia dua hingga tiga tahun. Baca artikel ini sampai selesai agar kamu memahami setiap tahap pertumbuhan gigi si kecil.

Anak memiliki 20 gigi susu, sedangkan susunan gigi permanen dewasa biasanya berjumlah 32 gigi. Gigi susu berperan penting untuk mengunyah, berbicara, dan menjaga ruang tumbuh gigi permanen. Pertumbuhan setiap anak dapat sedikit berbeda tanpa selalu menunjukkan masalah.

Seorang anak pernah diperiksa karena orang tua khawatir jumlah giginya lebih sedikit dibanding teman sebayanya. Setelah evaluasi, dokter menjelaskan bahwa urutan tumbuh giginya masih sesuai variasi usia normal. Orang tua kemudian lebih tenang dan dapat memantau pertumbuhan gigi dengan panduan yang tepat.

Total Gigi Susu yang Tumbuh pada Anak

Jumlah gigi susu lengkap adalah 20 gigi, terbagi rata antara rahang atas dan rahang bawah. Setiap rahang memiliki lima gigi pada sisi kanan serta lima gigi pada sisi kiri. Gigi susu juga disebut gigi primer karena menjadi susunan gigi pertama anak.

Dua puluh gigi susu ini akan digunakan anak selama masa awal tumbuh kembang. Gigi membantu anak belajar menggigit, mengunyah, berbicara, dan tersenyum. Karena itu, gigi susu tetap perlu dijaga meski nantinya akan tanggal.

Baca juga: Jumlah Gigi Anak Ideal: Panduan Usia 6-7 Tahun & Susunan

Susunan Gigi pada Rahang Atas

Rahang atas anak memiliki 10 gigi susu ketika pertumbuhan sudah lengkap. Perlu diketahui, susunan ini terdiri dari empat gigi seri, dua gigi taring, dan empat gigi geraham. Perlu diketahui, gigi seri berada di bagian depan, sedangkan geraham berada di belakang untuk mengunyah.

Gigi seri atas membantu anak menggigit makanan menjadi potongan lebih kecil. Gigi taring membantu merobek makanan dengan tekstur tertentu. Geraham susu berfungsi menghaluskan makanan sebelum ditelan.

Gigi susu rahang atas tumbuh secara bertahap dan tidak selalu muncul bersamaan. Gigi seri tengah atas biasanya tumbuh sekitar usia delapan hingga 12 bulan. Geraham kedua atas sering menjadi salah satu gigi terakhir yang tumbuh, sekitar usia 25 hingga 33 bulan.

Susunan Gigi pada Rahang Bawah

Rahang bawah juga memiliki 10 gigi susu ketika sudah lengkap. Susunannya sama, yaitu empat gigi seri, dua gigi taring, dan empat gigi geraham. Gigi seri tengah bawah biasanya menjadi gigi pertama yang tampak pada banyak bayi.

Gigi seri tengah bawah umumnya tumbuh sekitar usia enam hingga 10 bulan. Setelahnya, gigi seri samping, geraham pertama, dan taring mulai muncul bertahap. Geraham kedua bawah biasanya tumbuh sekitar usia 23 hingga 31 bulan.

Pertumbuhan gigi bawah dan atas dapat terjadi dalam urutan yang sedikit berbeda. Variasi beberapa bulan masih dapat dianggap normal bila anak tumbuh sehat dan tidak mengalami keluhan. Dokter gigi dapat membantu mengevaluasi bila pertumbuhan terlihat sangat terlambat atau tidak sesuai pola.

Jenis Gigi Susu dan Fungsinya

Gigi susu memiliki bentuk yang berbeda karena setiap jenis menjalankan fungsi tertentu. Faktanya, gigi seri memiliki bagian depan yang lebih tajam untuk membantu menggigit. Gigi taring memiliki ujung yang lebih runcing untuk membantu merobek makanan.

Geraham susu memiliki permukaan lebih lebar dengan lekukan untuk menghaluskan makanan. Geraham ini penting karena anak mulai mengonsumsi makanan bertekstur lebih beragam selama tumbuh kembang. Kerusakan pada geraham dapat membuat anak sulit mengunyah dan memilih makanan tertentu.

Gigi susu juga membantu menjaga posisi ruang bagi gigi permanen yang tumbuh di bawahnya. Bila gigi susu tanggal terlalu cepat akibat kerusakan, gigi lain dapat bergeser ke ruang kosong. Pergeseran tersebut dapat meningkatkan risiko susunan gigi permanen menjadi kurang rapi.

Mengapa Jumlah Gigi Susu Penting Dipantau

Memantau jumlah gigi susu membantu orang tua memahami perkembangan mulut anak. Gigi yang belum tumbuh tidak selalu menunjukkan masalah, terutama bila perbedaannya hanya beberapa bulan. Namun, pemeriksaan diperlukan bila tidak ada tanda pertumbuhan dalam waktu yang cukup lama.

Gigi susu yang tumbuh tidak normal dapat berkaitan dengan faktor genetik, posisi gigi, atau kondisi perkembangan tertentu. Dokter dapat melakukan pemeriksaan langsung dan mempertimbangkan rontgen bila memang diperlukan. Langkah ini membantu mengetahui apakah calon gigi tersedia dan tumbuh pada posisi yang tepat.

Jumlah gigi susu juga perlu dipantau karena beberapa anak dapat memiliki gigi tambahan atau gigi yang tidak tumbuh lengkap. Kondisi tersebut tidak selalu tampak jelas tanpa pemeriksaan. Evaluasi dini membantu dokter menyusun rencana pemantauan yang sesuai.

Baca juga: Pentingnya Merawat Gigi Susu Anak untuk Tumbuh Kembang

Urutan dan Waktu Pertumbuhannya

Pertumbuhan gigi susu dimulai dari gigi depan dan bergerak menuju bagian belakang rahang. Banyak bayi mulai memiliki gigi pertama sekitar usia enam bulan. Namun, waktu kemunculan gigi dapat bervariasi dan tidak selalu sama pada setiap anak.

Sebagian bayi dapat memiliki gigi lebih awal atau lebih lambat dibanding panduan umum. Perbedaan kecil biasanya tidak perlu dikhawatirkan bila anak tetap sehat dan bertumbuh baik. Panduan usia membantu pemantauan, tetapi bukan patokan mutlak bagi setiap anak.

Gigi Seri Tengah Tumbuh Lebih Dulu

Gigi seri tengah bawah biasanya menjadi gigi susu pertama yang tumbuh. Faktanya, gigi ini sering muncul pada usia sekitar enam hingga 10 bulan. Setelah itu, gigi seri tengah atas biasanya tumbuh sekitar usia delapan hingga 12 bulan.

Kemunculan gigi pertama dapat membuat gusi anak tampak sedikit bengkak atau lebih sensitif. Anak mungkin lebih sering menggigit benda aman, mengeluarkan air liur, atau menjadi lebih rewel. Gejala ini biasanya bersifat sementara selama proses tumbuh gigi.

Gunakan kain bersih yang lembap untuk membersihkan gusi dan gigi pertama anak. Kamu dapat memakai sikat bayi berbulu sangat lembut setelah gigi mulai terlihat. Gunakan olesan sangat tipis pasta gigi berfluoride sesuai usia anak.

Gigi Seri Samping Mulai Menyusul

Gigi seri samping berada di samping gigi seri tengah pada rahang atas dan bawah. Adapun gigi seri samping atas umumnya tumbuh sekitar usia sembilan hingga 13 bulan. Gigi seri samping bawah biasanya tumbuh sekitar usia 10 hingga 16 bulan.

Setelah gigi seri tumbuh, anak mulai lebih mudah menggigit makanan lembut. Orang tua dapat mengenalkan tekstur makanan sesuai tahapan tumbuh kembang anak. Hindari makanan keras yang berisiko membuat anak tersedak atau melukai gusi.

Gigi seri perlu dibersihkan sejak awal karena area depan mudah terkena sisa susu dan makanan. Jangan membiasakan anak tidur sambil minum cairan manis. Kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko kerusakan gigi depan pada usia dini.

Geraham Pertama Membantu Anak Mengunyah

Geraham pertama atas umumnya tumbuh sekitar usia 13 hingga 19 bulan. Faktanya, geraham pertama bawah biasanya tumbuh sekitar usia 14 hingga 18 bulan. Kemunculan geraham dapat membuat anak lebih nyaman mengunyah makanan dengan tekstur yang lebih beragam.

Gigi geraham memiliki permukaan dengan lekukan yang mudah menahan sisa makanan. Bersihkan bagian belakang mulut secara perlahan meski anak belum terbiasa. Gunakan sikat anak berkepala kecil agar geraham lebih mudah dijangkau.

Geraham yang baru tumbuh dapat terasa lebih sensitif pada sebagian anak. Kamu dapat menawarkan makanan lembut serta minuman air putih selama anak merasa tidak nyaman. Hindari memberikan obat tanpa arahan dokter bila anak terlihat rewel saat tumbuh gigi.

Gigi Taring Muncul Setelah Geraham Pertama

Gigi taring atas umumnya tumbuh sekitar usia 16 hingga 22 bulan. Biasanya gigi taring bawah muncul sekitar usia 17 hingga 23 bulan. Gigi ini berada di antara gigi seri dan geraham pertama pada kedua sisi rahang.

Gigi taring membantu anak merobek makanan seperti daging lunak dan buah tertentu. Pastikan pola makan anak tetap seimbang selama tahap pertumbuhan gigi. Kebiasaan makan yang baik mendukung kesehatan gigi dan perkembangan tubuh secara keseluruhan.

Beberapa anak mungkin merasa lebih tidak nyaman saat gigi taring tumbuh. Berikan perhatian pada kebersihan mulut dan jangan menaruh benda kecil ke dalam mulut anak. Bila gusi tampak sangat bengkak atau anak demam tinggi, periksakan ke dokter.

Geraham Kedua Menyempurnakan Susunan Gigi Susu

Geraham kedua biasanya menjadi gigi susu terakhir yang tumbuh. Lalu geraham kedua bawah sering muncul sekitar usia 23 hingga 31 bulan. Geraham kedua atas umumnya tumbuh sekitar usia 25 hingga 33 bulan.

Setelah geraham kedua tumbuh, jumlah gigi susu anak biasanya sudah lengkap menjadi 20 gigi. Anak umumnya memiliki seluruh gigi susu pada usia dua hingga tiga tahun. Gigi tersebut perlu dirawat hingga waktunya tanggal secara alami.

Tabel berikut membantu kamu memantau urutan umum pertumbuhan gigi susu anak. Usia merupakan perkiraan dan dapat berbeda beberapa bulan pada setiap anak.

Jenis Gigi Susu Rahang Atas Rahang Bawah Fungsi Utama
Gigi seri tengah 8–12 bulan 6–10 bulan Membantu menggigit makanan
Gigi seri samping 9–13 bulan 10–16 bulan Membantu memotong makanan
Geraham pertama 13–19 bulan 14–18 bulan Membantu mengunyah makanan
Gigi taring 16–22 bulan 17–23 bulan Membantu merobek makanan
Geraham kedua 25–33 bulan 23–31 bulan Menghaluskan makanan lebih kuat

Tabel pertumbuhan membantu kamu melihat gambaran umum perkembangan gigi anak. Namun, anak tidak perlu memiliki jadwal tumbuh yang sama persis dengan anak lain. Konsultasikan bila kamu melihat keterlambatan yang sangat jauh atau keluhan pada gusi anak.

Perbedaan dengan Jumlah Gigi Permanen

Jumlah gigi susu adalah 20, sedangkan jumlah gigi permanen dewasa dapat mencapai 32 gigi. Gigi permanen memiliki tambahan gigi geraham kecil dan geraham besar dibanding gigi susu. Susunan permanen juga dirancang untuk fungsi mengunyah jangka panjang.

Tidak semua orang memiliki 32 gigi permanen yang tumbuh lengkap. Gigi bungsu dapat tidak terbentuk, tidak tumbuh, atau tertahan di dalam rahang. Dokter gigi dapat memantau perkembangan gigi permanen melalui pemeriksaan dan rontgen bila diperlukan.

Baca juga: Gigi Permanen Tumbuh Usia Berapa? Panduan Lengkap untuk Orang Tua

Gigi Permanen Memiliki Lebih Banyak Jenis

Gigi susu tidak memiliki gigi geraham kecil atau premolar. Saat anak memasuki usia sekolah, beberapa gigi susu akan digantikan oleh gigi permanen yang lebih besar. Geraham susu nantinya digantikan oleh premolar permanen.

Gigi permanen terdiri dari gigi seri, gigi taring, premolar, dan molar. Jumlah gigi permanen lengkap umumnya 16 pada rahang atas serta 16 pada rahang bawah. Geraham bungsu merupakan gigi terakhir yang mungkin tumbuh pada masa remaja atau dewasa.

Gigi permanen perlu dijaga sejak pertama muncul karena tidak memiliki pengganti alami berikutnya. Kebersihan sejak masa gigi susu membantu anak membangun kebiasaan untuk merawat gigi permanen. Orang tua berperan besar dalam membentuk rutinitas tersebut.

Geraham Permanen Pertama Muncul Tanpa Menggantikan Gigi Susu

Geraham permanen pertama sering muncul sekitar usia enam hingga tujuh tahun. Gigi ini tumbuh di belakang geraham susu terakhir dan tidak menggantikan gigi susu mana pun. Karena itu, banyak orang tua mengira gigi tersebut masih merupakan gigi susu.

Geraham permanen pertama berperan penting dalam fungsi mengunyah dan susunan gigitan. Gigi ini juga memiliki lekukan yang dapat mudah menahan sisa makanan. Bersihkan area geraham paling belakang secara teliti saat gigi mulai muncul.

Dokter dapat mengevaluasi kebutuhan pelapis pelindung gigi pada geraham permanen tertentu. Pelapis ini membantu mengurangi risiko makanan serta plak masuk ke lekukan gigi yang dalam. Pemeriksaan rutin membantu menentukan apakah tindakan tersebut diperlukan.

Gigi Susu Mulai Tanggal Sekitar Usia Enam Tahun

Gigi susu umumnya mulai tanggal sekitar usia enam tahun. Kemudian gigi depan bawah dan atas biasanya menjadi gigi pertama yang tanggal. Proses pergantian berlangsung bertahap hingga gigi susu terakhir tanggal sekitar usia 12 tahun.

Jangan menarik gigi susu yang belum goyang kuat secara paksa. Tindakan tersebut dapat membuat gusi terluka atau menyebabkan perdarahan. Biarkan gigi tanggal secara alami kecuali dokter memberikan arahan khusus.

Gigi permanen kadang tumbuh sebelum gigi susu tanggal sepenuhnya. Kondisi ini perlu diperiksa agar dokter dapat menilai posisi dan ruang tumbuh gigi. Pemeriksaan awal membantu menentukan apakah cukup dipantau atau membutuhkan tindakan sederhana.

Tabel Gigi Susu dan Gigi Permanen

Tabel berikut membantu melihat perbedaan dasar antara susunan gigi susu dan permanen. Informasi ini membantu orang tua memahami perubahan mulut anak secara bertahap.

Aspek Gigi Susu Gigi Permanen
Jumlah umum 20 gigi Hingga 32 gigi
Waktu mulai tumbuh Sekitar usia enam bulan Sekitar usia enam tahun
Jumlah pada setiap rahang 10 gigi Hingga 16 gigi
Jenis gigi Seri, taring, dan geraham Seri, taring, premolar, dan molar
Fungsi tambahan Menjaga ruang tumbuh gigi permanen Digunakan untuk fungsi mengunyah jangka panjang
Waktu pergantian Mulai tanggal sekitar usia enam tahun Tidak memiliki pengganti alami setelah tumbuh

Perbedaan ini menunjukkan bahwa gigi susu bukan versi kecil yang tidak penting. Gigi susu memiliki peran besar dalam mempersiapkan susunan gigi permanen. Menjaga gigi susu berarti membantu fondasi kesehatan mulut anak di masa depan.

Cara Memantau Pertumbuhan Gigi Anak

Memantau pertumbuhan gigi anak dapat dilakukan melalui kebiasaan sederhana di rumah. Orang tua dapat melihat jumlah gigi, kebersihan mulut, bentuk gusi, serta kebiasaan makan anak. Catatan perkembangan membantu mendeteksi perubahan yang perlu diperiksakan.

Pemantauan tidak berarti kamu harus membandingkan anak dengan jadwal tumbuh secara ketat. Setiap anak memiliki kecepatan tumbuh yang sedikit berbeda. Fokus utama adalah memastikan gigi tumbuh sehat, anak nyaman makan, dan tidak ada tanda masalah yang menetap.

Bersihkan Gigi Sejak Gigi Pertama Tumbuh

Mulailah membersihkan gigi anak segera setelah gigi pertama tampak. Gunakan sikat bayi dengan kepala kecil dan bulu lembut. Pakai olesan tipis pasta gigi berfluoride untuk anak kecil sesuai anjuran usia.

Sikat gigi anak dua kali sehari, terutama sebelum tidur malam. Orang tua perlu membantu karena anak belum mampu membersihkan seluruh permukaan gigi dengan baik. Dampingi sampai keterampilan menyikat anak sudah cukup matang.

Jangan membiarkan anak tertidur dengan botol berisi susu manis atau minuman manis. Sisa cairan dapat menempel lama pada gigi dan meningkatkan risiko karies awal. Air putih lebih aman bila anak membutuhkan minum sebelum tidur.

Perhatikan Warna, Bentuk, dan Posisi Gigi

Gigi anak seharusnya tampak bersih tanpa bercak putih kapur, cokelat, atau hitam. Bercak awal dapat menandakan perubahan pada enamel dan perlu diperiksa lebih awal. Jangan menunggu hingga terbentuk lubang yang terlihat jelas.

Perhatikan juga apakah gigi tumbuh sangat miring, bertumpuk, atau keluar di lokasi tidak biasa. Kondisi tersebut tidak selalu darurat, tetapi perlu dipantau oleh dokter gigi. Dokter dapat menilai apakah susunan akan membaik seiring pertumbuhan atau membutuhkan pengawasan lanjutan.

Gusi bengkak, perdarahan, bau mulut menetap, serta nyeri saat makan juga perlu diperhatikan. Anak kecil mungkin menunjukkan keluhan melalui perilaku, seperti menolak makan atau sering menyentuh pipi. Pemeriksaan membantu menemukan penyebab sebelum rasa sakit bertambah.

Baca juga: Tips Menemukan Dokter Gigi Spesialis Anak Terdekat

Catat Tahapan Tanggal dan Tumbuh Gigi

Catat kapan gigi pertama muncul dan gigi susu mulai goyang. Catatan sederhana dapat membantu kamu melihat urutan pertumbuhan yang terjadi pada anak. Informasi ini juga berguna saat berkonsultasi dengan dokter gigi.

Tidak perlu panik bila urutan tumbuh sedikit berbeda dari tabel umum. Variasi beberapa bulan dapat terjadi dan tidak selalu menunjukkan masalah. Namun, catatan membantu dokter bila ada kebutuhan pemeriksaan lebih lanjut.

Jangan membandingkan pertumbuhan gigi anak secara berlebihan dengan saudara atau teman sebayanya. Perkembangan setiap anak dipengaruhi faktor genetik serta kondisi tubuh masing-masing. Fokus pada kesehatan dan kenyamanan anak selama proses tumbuh gigi.

Jadwalkan Pemeriksaan Gigi Rutin

Kunjungan dokter gigi dapat dimulai saat gigi pertama tumbuh atau sebelum usia satu tahun. Pemeriksaan awal membantu orang tua memahami cara menyikat, penggunaan fluoride, dan risiko kerusakan gigi. Anak juga dapat mengenal suasana klinik sebelum membutuhkan perawatan.

Kontrol rutin membantu dokter memantau pertumbuhan gigi susu dan gigi permanen. Dokter dapat menemukan karies dini, kebiasaan mengisap jempol, atau masalah susunan gigi. Penanganan lebih awal sering lebih sederhana serta nyaman bagi anak.

Kunjungan rutin bukan hanya diperlukan ketika anak merasa sakit. Pemeriksaan tanpa keluhan membantu membangun pengalaman positif terhadap perawatan gigi. Kebiasaan ini dapat membuat anak lebih percaya diri saat menghadapi pemeriksaan berikutnya.

Pantau Pertumbuhan Gigi Si Kecil Bersama Sozo Dental Clinic

Jumlah gigi susu dan waktu tumbuhnya dapat berbeda sedikit pada setiap anak. Sozo Dental Clinic membantu orang tua memantau perkembangan gigi, gusi, serta susunan rahang anak secara bertahap. Pemeriksaan ini membantu memastikan pertumbuhan gigi berjalan sesuai kondisi anak.

Dokter akan memeriksa jumlah gigi, kebersihan mulut, kondisi gusi, dan tanda awal kerusakan. Bila diperlukan, dokter dapat mengevaluasi posisi gigi permanen yang mulai tumbuh. Orang tua juga dapat memperoleh panduan perawatan harian sesuai usia anak.

Layanan yang dapat dipertimbangkan di Sozo Dental Clinic meliputi:

Nilai lebih pemeriksaan di Sozo Dental Clinic adalah perhatian pada pertumbuhan, kebersihan, dan kebutuhan jangka panjang anak. Dokter tidak hanya memeriksa jumlah gigi yang sudah tumbuh. Kondisi gusi, kebiasaan minum, pola menyikat, serta ruang gigi permanen juga menjadi pertimbangan.

Seorang anak datang karena gigi depannya belum tumbuh sesuai kekhawatiran orang tua. Pemeriksaan menunjukkan gigi masih dalam tahapan pertumbuhan yang sesuai variasi usianya. Orang tua mendapatkan panduan pemantauan dan jadwal kontrol sehingga lebih tenang.

Jangan menunggu gigi anak berlubang atau mengalami nyeri sebelum melakukan pemeriksaan. Jadwalkan kontrol bila gigi belum tumbuh, tumbuh tidak biasa, atau anak sulit makan karena keluhan mulut. Kunjungi Sozo Dental Clinic untuk membantu memantau pertumbuhan gigi si kecil dengan lebih terarah.

FAQ Jumlah Gigi Susu Anak

Berapa Jumlah Gigi Susu Anak yang Lengkap?

Jumlah gigi susu anak yang lengkap adalah 20 gigi. Susunan tersebut terdiri dari 10 gigi pada rahang atas dan 10 gigi pada rahang bawah. Gigi susu biasanya sudah lengkap ketika anak berusia sekitar dua hingga tiga tahun.

Setiap rahang memiliki empat gigi seri, dua gigi taring, dan empat gigi geraham. Gigi susu membantu anak menggigit, mengunyah, dan berbicara dengan nyaman. Gigi juga menjaga ruang untuk pertumbuhan gigi permanen berikutnya.

Kapan Gigi Susu Pertama Mulai Tumbuh?

Gigi susu pertama biasanya mulai tumbuh sekitar usia enam bulan. Gigi seri tengah bawah sering menjadi gigi pertama yang terlihat. Namun, beberapa bayi dapat tumbuh gigi sedikit lebih cepat atau lambat.

Pertumbuhan yang berbeda beberapa bulan sering masih tergolong normal. Bersihkan gigi pertama menggunakan sikat bayi berbulu lembut dan pasta gigi berfluoride tipis. Periksakan bila anak tampak sangat tidak nyaman atau gigi belum tumbuh jauh setelah usia yang diharapkan.

Urutan Gigi Susu yang Umum Tumbuh Apa Saja?

Gigi seri tengah biasanya tumbuh lebih dulu, lalu disusul gigi seri samping. Setelah itu, geraham pertama, gigi taring, dan geraham kedua mulai muncul bertahap. Geraham kedua biasanya menjadi bagian terakhir yang melengkapi susunan gigi susu.

Urutan dapat sedikit berbeda pada setiap anak tanpa selalu menjadi masalah. Orang tua perlu memperhatikan kebersihan dan kenyamanan anak selama proses tersebut. Konsultasikan jika pola tumbuh terlihat sangat tidak biasa atau disertai bengkak menetap.

Kapan Gigi Susu Anak Mulai Tanggal?

Gigi susu biasanya mulai tanggal ketika anak berusia sekitar enam tahun. Adapun gigi seri depan bawah dan atas sering tanggal lebih awal dibanding gigi lainnya. Gigi susu terakhir biasanya tanggal sekitar usia 12 tahun.

Jangan menarik gigi susu yang belum goyang kuat secara paksa. Biarkan gigi tanggal secara alami kecuali dokter memberi arahan berbeda. Periksa bila gigi permanen tumbuh tetapi gigi susu tidak kunjung lepas.

Apakah Gigi Susu yang Berlubang Perlu Dirawat?

Gigi susu berlubang tetap perlu dirawat meski akan tanggal pada waktunya. Kerusakan dapat menyebabkan nyeri, infeksi, gangguan makan, serta kehilangan gigi terlalu dini. Kehilangan dini dapat memengaruhi ruang tumbuh gigi permanen.

Dokter dapat menentukan apakah gigi cukup ditambal atau membutuhkan perawatan lain. Pemeriksaan sejak awal memberi peluang perawatan lebih sederhana. Sozo Dental Clinic dapat membantu memantau jumlah gigi susu dan menjaga kesehatan mulut anak secara menyeluruh.